APC Easy UPS On-Line SRV15KRILRK UPS 15kVA
Kalau kamu lagi sizing UPS untuk server room skala menengah katakanlah 10 sampai 15 server 1U atau 2U plus storage dan switching kamu pasti akan sampai di satu titik: butuh UPS 10kVA ke atas, tapi belum sampai skala yang perlu tiga fase. Di sinilah SRV15KRILRK masuk.
Ini bukan unit yang didesain untuk kantoran biasa. APC menyebut target market-nya secara eksplisit: small data center, manufacturing facility, computer room, telekomunikasi, dan healthcare IT. Semua environment yang kesamaannya cuma satu, tidak boleh mati.
Spesifikasi Teknis
| Parameter | Detail |
|---|---|
| Kapasitas | 15.000 VA / 15.000 W |
| Output Power Factor | 1.0 (15kVA = 15kW real power) |
| Topologi | Double Conversion Online |
| Input Voltage | 230V AC (juga support 415V 3P+N+E input) |
| Output Voltage | 220 / 230 / 240V (configurable) |
| Input Voltage Range | 110–300V (half load) / 176–300V (full load) |
| Output Frekuensi | 50/60 Hz ±3 Hz (sinkron ke mains) |
| Efisiensi (Full Load) | 95% |
| THD Output | 2% |
| Form Factor | Rackmount 9U |
| Dimensi (HxWxD) | 393 x 438 x 690 mm |
| Berat | 157 kg |
| Koneksi Output | Hard wire 3-wire (1P+N+E) |
| Koneksi Input | Hard wire 3-wire (1P+N+E) + 5-wire (3P+N+E) |
| Slot Manajemen | Intelligent Card Slot (opsional NMC) |
| Bypass | Auto + Manual (built-in) |
| Battery Recharge | 6 jam |
| Battery Charger | 2.340W |
| Runtime @ Full Load | ~4 menit 37 detik |
| Max External Battery Pack | 10 unit (SRV120RLBP2-9A) |
| Operating Temp | 0–40°C |
| Garansi | 2 tahun repair or replace |
| Sertifikasi | CE, UKCA |
Input Dual Mode
Ini detail yang sering terlewat dan penting banget untuk proses instalasi. SRV15KRILRK punya dua opsi koneksi input:
- Hard wire 3-wire (1P+N+E) — koneksi single phase standar, cocok untuk server room yang panel listriknya single phase
- Hard wire 5-wire (3P+N+E) — koneksi tiga fase, tapi outputnya tetap single phase 230V
Opsi kedua ini menarik untuk environment yang punya distribusi listrik tiga fase di gedung, tapi perangkat IT-nya semua single phase. UPS ini bisa “minum” dari panel tiga fase dan keluarkan single phase yang bersih untuk beban kamu. Beban arus per fasa jadi lebih rendah — bagus untuk instalasi di gedung dengan load balancing yang ketat.
Topologi Double Conversion: Bukan Fitur Mewah, Ini Kebutuhan
Di kapasitas 15kVA, kamu hampir tidak punya alasan pakai UPS line-interactive untuk infrastruktur yang serius. Double conversion online artinya:
Beban kamu tidak pernah menyentuh listrik PLN secara langsung. Listrik PLN masuk ke rectifier, diubah ke DC, lalu inverter mengubahnya kembali ke AC yang bersih dan stabil. Output yang sampai ke server kamu adalah murni dari inverter — 230V, pure sine wave, THD cuma 2%, konsisten.
Efeknya langsung terasa di beberapa kondisi yang umum di Indonesia:
- Voltage fluctuation atau sag dari PLN tidak akan pernah sampai ke perangkat
- Harmonic distortion dari beban AC lain di gedung (HVAC, lift, motor industri) tersaring sempurna
- Transfer time saat gangguan PLN: 0 milidetik — karena tidak ada transfer yang perlu dilakukan
Untuk server dengan PSU modern yang semuanya sudah Active PFC, zero transfer time ini kritis. Beberapa storage array bahkan punya sensitivitas ekstrem terhadap power interruption, sekecil apapun.
Output Power Factor 1.0 — Artinya 15kVA Benar-benar 15kW
Ini sering jadi kebingungan ketika tim IT membandingkan spesifikasi UPS. Di unit lama dengan output PF 0.8, 15kVA hanya menghasilkan 12kW real power. Artinya kapasitas efektifnya lebih rendah dari yang tertulis di spesifikasi.
SRV15KRILRK punya output PF 1.0 — 15kVA = 15.000W aktual. Kalau kamu punya beban 13kW, unit ini masih punya headroom 2kW. Tidak ada “kehilangan” kapasitas karena mismatch power factor.
Extended Runtime: Sampai 10 Battery Pack Tambahan
Default unit ini sudah include 2 external battery pack dalam paket (lihat di BoM pengiriman: “2 external battery pack”). Runtime default pada beban penuh sekitar 4 menit 37 detik — ini cukup untuk kondisi gangguan sesaat atau bridging sampai genset start.
Tapi kalau SLA kamu butuh runtime lebih panjang, kamu bisa tambahkan hingga 10 unit SRV120RLBP2-9A sebagai battery pack eksternal. Setiap battery pack tambahan di-daisy chain ke unit utama. Dengan konfigurasi maksimum (10 pack), runtime bisa diperpanjang signifikan — bergantung pada profil beban aktual.
Ini juga yang membuat lini SRV ini fleksibel: kamu tidak harus beli runtime sekarang. Mulai dengan konfigurasi standar, tambahkan battery pack seiring kebutuhan bertambah atau budget tersedia.
Hubungi tim kami sekarang untuk konsultasi teknis gratis. Kami bantu sizing, instalasi, dan manajemen UPS dari awal sampai operasional. upsapc.id
- Published in Berita
Memahami Seri UPS APC: SMV, SRV, SMC, SMT, dan SRT – Mana yang Harus Dipilih?
Memilih UPS yang tepat sangat penting untuk memastikan perangkat IT tetap terlindungi dari gangguan listrik seperti pemadaman mendadak, lonjakan tegangan, maupun fluktuasi listrik. Schneider Electric melalui brand APC menyediakan berbagai seri UPS untuk kebutuhan yang berbeda, mulai dari rumah, kantor kecil, hingga data center.
Beberapa seri UPS APC yang paling umum digunakan adalah SMV, SRV, SMC, SMT, dan SRT. Masing-masing memiliki karakteristik dan target penggunaan yang berbeda.
1. SMV Series – UPS Entry Level untuk Server Kecil
Seri APC Easy UPS SMV merupakan UPS line-interactive yang dirancang untuk kebutuhan dasar seperti server kecil, workstation, dan perangkat jaringan.
Keunggulan utama:
-
Harga lebih ekonomis
-
Dilengkapi AVR (Automatic Voltage Regulation)
-
Cocok untuk kantor kecil atau UKM
Namun seri ini biasanya memiliki fitur monitoring yang lebih sederhana dibanding seri enterprise.
2. SRV Series – UPS Online untuk Proteksi Maksimal
Seri APC Easy UPS SRV menggunakan teknologi online double conversion, sehingga memberikan perlindungan listrik yang jauh lebih stabil.
Karakteristik utama:
-
Output listrik lebih stabil
-
Cocok untuk server kritikal
-
Ideal untuk ruang server dan jaringan penting
Seri ini sering digunakan untuk server rack, storage, dan perangkat jaringan penting.
3. SMC Series – Smart-UPS untuk Bisnis Kecil
Seri APC Smart‑UPS SMC termasuk dalam keluarga Smart-UPS yang sudah dilengkapi fitur manajemen lebih baik.
Fitur utama:
-
LCD display
-
Monitoring lebih lengkap
-
Efisiensi daya lebih baik
Seri ini cocok untuk kantor kecil hingga menengah yang membutuhkan UPS dengan fitur manajemen lebih baik.
4. SMT Series – Smart-UPS Profesional
Seri APC Smart‑UPS SMT merupakan salah satu UPS yang paling populer untuk lingkungan bisnis.
Keunggulan:
-
Kapasitas lebih besar
-
Kompatibel dengan network management card
-
Monitoring dan manajemen daya yang lebih lengkap
Biasanya digunakan untuk server room perusahaan dan perangkat jaringan enterprise.
5. SRT Series – UPS Enterprise untuk Data Center
Seri APC Smart‑UPS SRT merupakan UPS kelas enterprise dengan teknologi online double conversion.
Keunggulan utama:
-
Perlindungan listrik tingkat tertinggi
-
Scalability dengan external battery
-
Cocok untuk data center dan sistem kritikal
Seri ini sering digunakan pada data center, sistem industri, dan aplikasi mission-critical.
Mana yang Harus Dipilih?
Pemilihan UPS sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan:
-
SMV → kantor kecil / perangkat IT ringan
-
SRV → ruang server dengan kebutuhan stabilitas tinggi
-
SMC → bisnis kecil dengan kebutuhan monitoring
-
SMT → server room perusahaan
-
SRT → data center dan sistem kritikal
Dengan memahami perbedaan tiap seri UPS APC, perusahaan dapat memilih solusi perlindungan listrik yang paling sesuai dengan kebutuhan infrastruktur IT mereka.
- Published in Berita
