Memahami Seri UPS APC: SMV, SRV, SMC, SMT, dan SRT – Mana yang Harus Dipilih?
Memilih UPS yang tepat sangat penting untuk memastikan perangkat IT tetap terlindungi dari gangguan listrik seperti pemadaman mendadak, lonjakan tegangan, maupun fluktuasi listrik. Schneider Electric melalui brand APC menyediakan berbagai seri UPS untuk kebutuhan yang berbeda, mulai dari rumah, kantor kecil, hingga data center.
Beberapa seri UPS APC yang paling umum digunakan adalah SMV, SRV, SMC, SMT, dan SRT. Masing-masing memiliki karakteristik dan target penggunaan yang berbeda.
1. SMV Series – UPS Entry Level untuk Server Kecil
Seri APC Easy UPS SMV merupakan UPS line-interactive yang dirancang untuk kebutuhan dasar seperti server kecil, workstation, dan perangkat jaringan.
Keunggulan utama:
-
Harga lebih ekonomis
-
Dilengkapi AVR (Automatic Voltage Regulation)
-
Cocok untuk kantor kecil atau UKM
Namun seri ini biasanya memiliki fitur monitoring yang lebih sederhana dibanding seri enterprise.
2. SRV Series – UPS Online untuk Proteksi Maksimal
Seri APC Easy UPS SRV menggunakan teknologi online double conversion, sehingga memberikan perlindungan listrik yang jauh lebih stabil.
Karakteristik utama:
-
Output listrik lebih stabil
-
Cocok untuk server kritikal
-
Ideal untuk ruang server dan jaringan penting
Seri ini sering digunakan untuk server rack, storage, dan perangkat jaringan penting.
3. SMC Series – Smart-UPS untuk Bisnis Kecil
Seri APC Smart‑UPS SMC termasuk dalam keluarga Smart-UPS yang sudah dilengkapi fitur manajemen lebih baik.
Fitur utama:
-
LCD display
-
Monitoring lebih lengkap
-
Efisiensi daya lebih baik
Seri ini cocok untuk kantor kecil hingga menengah yang membutuhkan UPS dengan fitur manajemen lebih baik.
4. SMT Series – Smart-UPS Profesional
Seri APC Smart‑UPS SMT merupakan salah satu UPS yang paling populer untuk lingkungan bisnis.
Keunggulan:
-
Kapasitas lebih besar
-
Kompatibel dengan network management card
-
Monitoring dan manajemen daya yang lebih lengkap
Biasanya digunakan untuk server room perusahaan dan perangkat jaringan enterprise.
5. SRT Series – UPS Enterprise untuk Data Center
Seri APC Smart‑UPS SRT merupakan UPS kelas enterprise dengan teknologi online double conversion.
Keunggulan utama:
-
Perlindungan listrik tingkat tertinggi
-
Scalability dengan external battery
-
Cocok untuk data center dan sistem kritikal
Seri ini sering digunakan pada data center, sistem industri, dan aplikasi mission-critical.
Mana yang Harus Dipilih?
Pemilihan UPS sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan:
-
SMV → kantor kecil / perangkat IT ringan
-
SRV → ruang server dengan kebutuhan stabilitas tinggi
-
SMC → bisnis kecil dengan kebutuhan monitoring
-
SMT → server room perusahaan
-
SRT → data center dan sistem kritikal
Dengan memahami perbedaan tiap seri UPS APC, perusahaan dapat memilih solusi perlindungan listrik yang paling sesuai dengan kebutuhan infrastruktur IT mereka.
- Published in Berita
APC SRV10KI 10kVA Easy UPS Online
Dalam lingkungan IT perusahaan mulai dari kantor pusat, rumah sakit, hingga bank ketersediaan daya bukan pilihan: itu adalah kebutuhan operasional. APC SRV10KI 10kVA hadir sebagai solusi UPS on-line kelas menengah-atas yang didesain untuk menjaga server, storage, dan perangkat jaringan tetap hidup tanpa gangguan saat listrik bermasalah.
Inti kekuatan SRV10KI adalah topologi double-conversion (on-line): listrik dari jaringan diubah ke DC lalu dikonversi kembali ke AC dengan output gelombang sinus murni memberi proteksi paling ketat terhadap spike, drop, dan distorsi daya, tanpa jeda (zero transfer time) untuk beban kritikal. Ini membuatnya cocok untuk aplikasi medis, perbankan, dan ruang server yang sensitif.
Dari sisi efisiensi dan operasional, SRV10KI menawarkan ECO mode yang meningkatkan efisiensi saat kondisi listrik stabil—mengurangi biaya energi tanpa mengorbankan proteksi saat terjadi gangguan. Konstruksi unit juga mencakup bypass internal otomatis dan antarmuka LCD yang informatif untuk monitoring cepat oleh tim IT.
Untuk kesiapan cadangan, SRV10KI menggunakan baterai VRLA internal (dengan opsi ekstensi runtime pada seri/varian tertentu), dan memiliki runtime praktis yang memadai untuk menutup proses shutdown terencana atau memicu generator misalnya estimasi runtime standar menunjukkan kemampuan beberapa menit pada beban penuh hingga puluhan menit pada beban parsial (konfigurasi sebenarnya tergantung jumlah dan tipe battery-pack). Pastikan RTA (runtime to autonomy) diperhitungkan saat desain rack/room.
Jika Anda menanggung infrastruktur kritikal, APC SRV10KI adalah pilihan yang menggabungkan keandalan dan operasional yang ramah tim IT. Ingin tahu berapa runtime untuk konfigurasi Anda atau opsi maintenance & garansi? Hubungi tim kami upsapc.id untuk konsultasi dan penawaran khusus.
- Published in Berita
Pentingnya UPS & Pengaruh Kualitas Listrik terhadap Alat Medis di Rumah Sakit
Bayangkan ketika pasien sedang ditangani di ruang operasi, lalu listrik tiba-tiba turun tegangan atau padam sesaat.
Mungkin hanya beberapa detik tapi bagi alat medis seperti ventilator, monitor pasien, dan peralatan laboratorium, itu bisa jadi masalah besar.
Kualitas listrik yang buruk seperti tegangan tidak stabil, spike, noise, atau drop voltage — dapat menyebabkan kerusakan komponen sensitif dalam alat medis. Bahkan, gangguan sekecil apa pun bisa memengaruhi akurasi pengukuran atau performa alat yang menyangkut keselamatan pasien.
Itulah mengapa rumah sakit wajib memiliki sistem daya cadangan yang andal, bukan hanya genset.
Genset memang berguna untuk suplai listrik jangka panjang, tapi tidak bisa langsung aktif dalam hitungan detik.
Sedangkan UPS (Uninterruptible Power Supply) berfungsi menjaga listrik tetap stabil tanpa jeda, sambil melindungi alat medis dari lonjakan atau penurunan tegangan mendadak.
Dengan UPS, setiap perangkat penting tetap mendapatkan daya bersih dan stabil bahkan saat terjadi gangguan di jaringan listrik utama.
Selain itu, UPS modern kini dilengkapi monitoring dan notifikasi otomatis sehingga tim teknis bisa mengetahui kondisi baterai dan beban daya secara real-time.
Investasi pada UPS bukan sekadar soal cadangan listrik tapi jaminan keselamatan pasien dan perlindungan investasi alat medis bernilai tinggi.
Kalau Anda mengelola fasilitas kesehatan, pastikan sistem kelistrikan terlindungi dengan UPS yang tepat.
Jangan tunggu alat rusak dulu baru bertindak.
Hubungi JPower upsapc.id penyedia UPS, baterai, instalasi, dan maintenance profesional untuk rumah sakit dan industri di seluruh Indonesia.
- Published in Berita
Apa itu AP9547?
AP9547 adalah kartu manajemen jaringan (Network Management Card) versi NMC3 yang dirancang oleh Schneider Electric untuk seri UPS seperti Easy UPS 3S, 3M, 3L, serta Galaxy 3L dan Galaxy PW generasi ke-2.
Dengan Network Management Card ini Anda bisa melakukan monitoring dan manajemen UPS secara remote melalui jaringan — memungkinkan access lewat browser dari mana saja dengan koneksi aman.
Fitur Utama
-
Akses browser lewat jaringan aman (web-based monitoring).
-
Integrasi penuh dengan platform EcoStruxure IT dan PowerChute Network Shutdown, memungkinkan pengelolaan skala lebih besar dengan monitoring dan automasi.
-
Firmware NMC dilengkapi dengan standar keamanan IEC 62443-4-2, yang penting untuk lingkungan kritikal.
-
Untuk beberapa model UPS baru, kartu NMC3 sudah termasuk dan telah terpasang pabriknya (pre-installed).
Kenapa Penting untuk Anda?
-
Pengawasan real-time & proaktif: Dengan AP9547, Anda bisa memantau status UPS, beban, suhu, kecenderungan baterai dengan cepat. Ini jauh lebih baik daripada hanya mengandalkan pemeriksaan manual periodik.
-
Menurunkan risiko downtime: Ketika terjadi gangguan listrik atau UPS mengalami kondisi abnormal, kartu ini bisa mengirim alert atau bahkan melakukan shutdown otomatis untuk melindungi sistem Anda.
-
Efisiensi operasional: Untuk proyek instalasi UPS yang Anda tangani (termasuk reseller), menyediakan UPS dengan NMC3 seperti AP9547 berarti Anda menawarkan nilai tambah bukan hanya perangkat, tapi juga monitoring cerdas. Ini bisa jadi poin jual yang membedakan.
-
Keamanan jaringan dan integrasi: Dalam era di mana infrastruktur TI dan OT saling terkait, memiliki modul manajemen yang mematuhi standar keamanan modern (IEC 62443) sangat krusial.
Untuk informasi lebih lanjut, cek spesifikasi lengkap, ketersediaan dan harga melalui kami partner resmi Schneider Electric upsapc.id. Hubungi team kami untuk mendapatkan penawaran harga dan aftersales terbaik.
- Published in Berita
APC Easy-UPS 3S 10kVA: Solusi Tiga Fase Sederhana
Bagi bisnis kecil hingga menengah (UKM) atau kantor cabang dengan kebutuhan daya kritis, mengamankan operasional data center mini atau ruang listrik adalah prioritas. Namun, solusi UPS tiga fase seringkali rumit, mahal, dan sulit dioperasikan.
APC by Schneider Electric menjawab tantangan ini dengan menghadirkan Easy-UPS 3S 10kVA (E3SUPS10KHB). Inilah terobosan untuk perlindungan daya yang tangguh, namun tetap sederhana dan sangat efisien.
Kekuatan Online Double-Conversion yang Disempurnakan
Easy-UPS 3S 10kVA dirancang dengan topologi Online Double-Conversion (3:3), standar tertinggi untuk menjaga kualitas daya. Ini berarti perangkat Anda, seperti server dan peralatan jaringan, akan selalu menerima listrik yang murni (gelombang sinus) tanpa fluktuasi, bahkan ketika kualitas listrik PLN buruk.
Dengan kapasitas 10 kVA / 10 kW dan Power Factor 1.0 (Unity), UPS ini memberikan daya murni yang setara dengan daya semu, memaksimalkan penggunaan kapasitas Anda.
Mudah Dipasang, Hemat Biaya Operasional
Salah satu keunggulan terbesar seri Easy-UPS 3S adalah kemudahannya. Unit ini hadir dalam desain yang relatif ringkas (Tinggi 140cm, Lebar 38cm) dan sangat mudah dipasang (easy to install and start up), memangkas waktu implementasi dan biaya startup.
Dari sisi operasional, UPS ini sungguh ekonomis. Dengan efisiensi hingga 94%, Green Premium™ produk ini menjamin penggunaan energi yang minim. Artinya, tagihan listrik dan biaya pendinginan Anda akan jauh lebih rendah.
Skalabilitas dan Ketahanan Jangka Panjang
Meskipun dirancang untuk baterai internal (VRLA), Anda dapat menyesuaikan runtime dengan mudah. Easy-UPS 3S juga memungkinkan Anda melakukan paralel hingga 4 unit UPS, baik untuk meningkatkan kapasitas maupun menambah redundansi sistem Anda.
Ditambah lagi, ketahanan produk ini ditingkatkan dengan filter debu dan conformal-coated boards (lapisan pelindung pada papan sirkuit) yang membuatnya ideal untuk lingkungan yang cenderung berdebu atau keras di Indonesia.
APC Easy-UPS 3S 10kVA adalah solusi value yang lengkap. Perangkat ini memberikan perlindungan Tiga Fase kelas high-end tanpa kompleksitas dan harga premium, menjadikannya pilihan strategis untuk menjaga kontinuitas bisnis Anda saat ini dan di masa depan.
- Published in Berita
Jual UPS APC 3000VA
Jual UPS APC 3000VA. Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan kapasitas 3000 VA merupakan pilihan yang ideal untuk melindungi peralatan elektronik kritis seperti server, perangkat jaringan, dan peralatan industri dari gangguan daya. APC by Schneider Electric menawarkan beberapa model UPS 3000 VA dengan berbagai fitur yang dirancang untuk memberikan perlindungan daya yang andal. Berikut adalah tipe-tipe UPS APC 3000 VA beserta part number-nya.
1. APC Smart-UPS SMC3000I
- Part Number: SMC3000I
- Kapasitas: 3000 VA / 2700 W
- Tipe UPS: Line-Interactive
- Deskripsi: APC Smart-UPS SMC3000I dirancang untuk memberikan perlindungan yang efisien dan stabil untuk aplikasi bisnis kecil hingga menengah. Dilengkapi dengan teknologi AVR (Automatic Voltage Regulation), UPS ini membantu mengatasi fluktuasi tegangan tanpa mengalihkan daya ke baterai, sehingga memperpanjang masa pakai baterai. Dengan LCD display yang intuitif, pengguna dapat memantau status dan performa UPS secara langsung.
2. APC Smart-UPS X 3000VA Rack/Tower (SMX3000RMHV2U)
- Part Number: SMX3000RMHV2U
- Kapasitas: 3000 VA / 2700 W
- Tipe UPS: Online (Double Conversion)
- Deskripsi: APC Smart-UPS X 3000VA Rack/Tower (SMX3000RMHV2U) adalah UPS Online Double Conversion yang memberikan perlindungan daya terbaik untuk perangkat IT dan aplikasi kritis. Dengan kapasitas 3000 VA, UPS ini ideal untuk server, perangkat jaringan, dan pusat data kecil yang memerlukan daya bersih dan stabil. Desain rack/tower yang fleksibel memungkinkan pemasangan baik dalam rack standar maupun sebagai perangkat berdiri. Dilengkapi dengan fitur hot-swappable batteries, LCD display untuk pemantauan status, dan kemampuan manajemen jarak jauh melalui kartu jaringan, UPS ini menawarkan kinerja yang tinggi dan perlindungan optimal terhadap lonjakan, penurunan, atau gangguan daya lainnya.
3. APC Smart-UPS 3000VA (SMT3000IC)
- Part Number: SMT3000IC
- Kapasitas: 3000 VA / 2700 W
- Tipe UPS: Line-Interactive
- Deskripsi: APC Smart-UPS 3000VA (SMT3000IC) adalah solusi UPS Line-Interactive yang dirancang untuk memberikan perlindungan daya yang andal bagi perangkat IT dan peralatan bisnis kecil hingga menengah. Dengan kapasitas 3000 VA, UPS ini ideal untuk server, perangkat jaringan, dan peralatan penting lainnya. Dilengkapi dengan teknologi Automatic Voltage Regulation (AVR), UPS ini secara otomatis menyesuaikan fluktuasi tegangan tanpa mengalihkan daya ke baterai, mengoptimalkan masa pakai baterai. Fitur LCD display memungkinkan pemantauan status secara real-time, sementara konektivitas USB memungkinkan pengelolaan daya melalui perangkat lunak PowerChute untuk shutdown otomatis dan pemantauan jarak jauh.
4. APC Smart-UPS SRT 3000VA (SRT3000XLI)
- Part Number: SRT3000XLI
- Kapasitas: 3000 VA / 2700 W
- Tipe UPS: Online (Double Conversion)
- Deskripsi: APC Smart-UPS SRT3000XLI merupakan solusi UPS dengan teknologi Online Double Conversion yang dirancang untuk memberikan perlindungan daya tingkat tinggi bagi perangkat kritis seperti server, perangkat jaringan, dan sistem penyimpanan data. Dengan kapasitas daya 3000 VA, UPS ini menyediakan daya bersih dan stabil yang sangat dibutuhkan untuk aplikasi yang sensitif terhadap gangguan listrik, seperti pusat data kecil atau instalasi IT yang memerlukan kesinambungan operasi tanpa gangguan.
APC menyediakan berbagai pilihan UPS 3000 VA dengan berbagai teknologi dan fitur untuk memenuhi kebutuhan perlindungan daya yang berbeda. Baik itu untuk penggunaan rumah, kantor, hingga pusat data, model seperti SMC3000I, SMX3000RMHV2U, SMC3000, dan SRT3000XLI memberikan daya cadangan yang handal, dan fleksibilitas lebih. Pemilihan model yang tepat bergantung pada kebutuhan aplikasi spesifik dan jenis perangkat yang perlu dilindungi. Hubungi kami untuk informasi lebih detail mengenail UPS maupun kebutuhan lainnya.
- Published in Berita
Mau Klaim Garansi UPS APC? Simak Panduan Berikut
Mau Klaim Garansi UPS APC? Simak Panduan Berikut langkah-langkah Mudah untuk Perlindungan yang Dapat Diandalkan. Uninterruptible Power Supplies (UPS) adalah perangkat penting dalam menjaga kestabilan daya listrik dan melindungi perangkat elektronik dari kerusakan akibat pemadaman listrik dan gangguan lainnya. Ketika Anda membeli UPS, seperti APC, Anda sering dilengkapi dengan garansi untuk perlindungan tambahan. Namun, ketika perangkat UPS mengalami masalah atau kegagalan, mengajukan klaim garansi bisa jadi langkah yang membingungkan. Berikut adalah panduan langkah-demi-langkah tentang cara mengklaim garansi UPS APC Anda dengan mudah dan efisien:
1. Baca Syarat dan Ketentuan Garansi
Pertama-tama, sangat penting untuk membaca dengan cermat syarat dan ketentuan garansi yang disediakan oleh APC. Pastikan Anda memahami apa yang termasuk dalam cakupan garansi, berapa lama garansi berlaku, dan jenis kerusakan atau masalah apa yang dapat dicover oleh garansi.
2. Simpan Bukti Pembelian
Simpan bukti pembelian UPS dengan baik. Dokumen ini biasanya diperlukan sebagai bukti pembelian saat mengajukan klaim garansi. Membuat salinan digital atau mencetak faktur pembelian adalah langkah yang bijaksana.
3. Hubungi Layanan Pelanggan APC
Jika UPS mengalami masalah, segera hubungi layanan pelanggan APC. Mereka akan memberikan panduan tentang langkah-langkah berikutnya. Pastikan untuk menyediakan informasi yang diperlukan, seperti nomor seri UPS dan deskripsi masalah dengan jelas.
4. Ikuti Instruksi Teknis
Layanan pelanggan APC mungkin meminta Anda untuk melakukan beberapa langkah diagnostik atau pemecahan masalah. Ikuti instruksi teknis yang mereka berikan dengan cermat. Jika masalah dapat diperbaiki dengan bantuan jarak jauh, Anda mungkin tidak perlu mengirim perangkat UPS tersebut.
5. Proses Penggantian atau Perbaikan
Jika masalah UPS tidak dapat diperbaiki melalui bantuan jarak jauh, APC akan memberikan petunjuk tentang penggantian atau pengiriman perangkat untuk diperbaiki. Pastikan untuk mengemas UPS dengan aman dan mengirimkannya sesuai petunjuk yang diberikan oleh APC.
6. Pantau Proses Klaim
Setelah mengajukan klaim garansi, pantau prosesnya secara teratur. Pastikan untuk memberikan informasi tambahan atau merespons permintaan dari APC dengan cepat agar proses klaim berjalan lancar.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini dengan hati-hati dan mematuhi petunjuk yang diberikan oleh APC, Anda dapat mengklaim garansi UPS dengan mudah dan memastikan bahwa perangkat Anda segera kembali berfungsi dengan baik. Jangan ragu untuk menghubungi layanan pelanggan APC jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran selama proses klaim garansi. Dengan garansi yang efisien, Anda dapat memiliki ketenangan pikiran dan yakin bahwa perangkat UPS Anda tetap terlindungi dengan baik.
Contoh Cara Klaim Garansi UPS APC Anda
- Hubungi Sales atau Perusahaan dimana anda membeli UPS agar dibantu proses klaim garansinya.
- Jika ingin proses klaim UPS yang masih dalam masa Garansi, ikuti dan isi seperti contoh form dibawah ini dan bisa kirim ke alamat email : customercare.id@se.com
CONTOH :
1. Model UPS : SRT5KXLI
2. Serial Number : 9B4657A08319,
3. Detail Problem : UPS bunyi panjang tanpa putus ketika di colokkan ke listrik PLN, kondisi LED blinking.
4. Troubleshooting yang sudah dilakukan :
5. Beban UPS : 5 unit komputer
6. Input UPS : PLN
7. Lama Penggunaan : 7 bulan
8. Nama Perusahaan/Personal:
Alamat lengkap beserta kode pos:
Nama PIC dan contact telepon:Serta untuk melengkapi dokumentasi pengajuan klaim, mohon dapat lampirkan:
1. Short video problem UPS
2. Bukti pembelian unitSebelum melakukan klaim, mohon dapat dipastikan sudah melakukan troubleshooting awal seperti pada link berikut:
a. Back UPS : https://www.apc.com/us/en/faqs/FA158947/
b. Smart UPS: https://www.apc.com/us/en/faqs/FA156611/Sumber : Schneider Electric Indonesia
- Published in Berita
Single VS Three Phase UPS, Apa Perbedaannya? Simak Artikel Ini
Sebelum memutuskan membeli UPS untuk Organisasi dan Bisnis Anda, faktor-faktor berikut ini penting untuk di perhatikan : Jumlah perangkat, Kebutuhan Daya, Berapa Lama Backup Time yang Dibutuhkan, Fitur UPS, Jumlah Phase/Fasa, Power Factor, Waktu Garansi dan Support After Sales. Pada kesempatan kali ini akan dibahas salah satu dari 7 faktor diatas, yaitu Jumlah Phase/Fasa yang terdiri dari Single Phase dan Three Phase UPS. Meskipun keduanya memiliki daya cadangan yang konsisten untuk mengatasi situasi yang tak terduga, keduanya memiliki fungsi dan peran berbeda. Apa perbedaannya? Mari kita bahas bersama.
- Single Phase UPS
Dinamakan Single Phase karena Tipe ini memiliki 1 input dan output ke perangkat listrik. Satu tegangan sinewave membutuhkan 2 kabel, 1 kabel konduktor dan 1 kabel Neutral . Standard Voltase Single Phase UPS berbeda beda di beberapa negara, di Amerika, Eropa 120V sedangkan di Asia dan negara lainnya 230V. Tipe ini mencakup instalasi hingga 20kVa. Biasa digunakan untuk melindungi perangkat jaringan, server, perangkat komunikasi dan sistem komputer. Karakteristik Plug and Play yang dimiliki Single Phase UPS memudahkan dalam instalasi dan maintenance dibandingkan Three Phase UPS. - Three Phase UPS
Three Phase UPS menggunakan 3 konduktor terpisah yang menyediakan 3 gelombang sinewave, masing-masing memiliki phase berbeda dan berjarak 120°. Sistem ini membutuhkan 4 kabel, 3 kabel konduktor dan 1 kabel Neutral, hal ini memungkinkan tipe ini mendukung Single Phase dan Three Phase. Biasanya tipe ini digunakan di Industri besar, datacenter, peralatan dan lingkungan medis, peralatan menggunakan motor seperti lift, pompa, dll. Standard Voltase UPS tipe ini adalah 415V.
Poin – poin penting perbedaan antara Single Phase dan Three Phase UPS :
- Jumlah Konduktor
Single Phase UPS terdiri dari 1 konduktor sedangkan Three Phase UPS terdiri dari 3 konduktor - Sinewave
Single Phase UPS menyediakan 1 gelombang sinewave sedangkan Three Phase UPS menyediakan 3 gelombang sinewave yang masing masing memiliki phase berbeda dan berjarak 120° - Tegangan
Single Phase UPS memiliki beberapa standard tegangan ada yang 120V dan 230V sedangkan Three Phase UPS memiliki standard tegangan 415V. - Efisiensi
Perangkat-perangkat dengan tegangan rendah, penggunaan Single Phase UPS lebih efisien dibandingkan Three Phase UPS. Apabila tegangan yang dibutuhkan lebih besar akan lebih efisien menggunakan Three Phase UPS. - Biaya
Perangkat-perangkat dalam sistem Three Phase UPS memiliki waktu pemakaian yang lebih lama, dalam jangka panjang penggunaan Three Phase UPS bisa menghemat lebih banyak biaya dibandingkan Single Phase UPS. - Aplikasi
Biasanya Single Phase UPS digunakan di rumahan, usaha kecil yang penggunaannya dibawah 20kVa. Sedangkan Three Phase UPS digunakan di datacenter, peralatan serta lingkungan rumah sakit, perbankan, industri besar yang memiliki kebutuhan daya yang lebih besar. - Pemeliharaan
Single Phase UPS lebih mudah dalam proses instalasi dan pengaturan karena memiliki karakteristik Plug and Play dibandingkan dengan Three Phase UPS.
Pemilihan Tipe UPS, baik itu Single Phase maupun Three Phase penting diketahui sebelum Anda memutuskan membeli. Sangatlah penting untuk konsultasi lebih lengkap kepada tim Sales Jespro Network Rent. Kami bisa lakukan pengecekan atau survey terlebih dahulu ke lokasi Anda secara Gratis dan memberikan solusi terbaik terhadap kebutuhan bisnis Anda. Rekomendasi kami untuk memilih UPS APC yang memiliki kedua tipe diatas, baik itu Single Phase maupun Three Phase. Silahkan hubungi kami di (021)5325244 atau kunjungi kami di website https://upsapc.id/ untuk mengetahui Penawaran harga menarik seputar UPS APC.
- Published in Berita
5 Cara Memaksimalkan Baterai UPS
Pernahkah terbesit di pikiranmu: kira-kira berapa lama baterai UPS milik saya berfungsi dengan baik? Yah semuanya tergantung dari pilihan merk UPS, penggunaan dan perawatan yang Anda lakukan. UPS dari APC by Schneider dipastikan memiliki baterai terbaik. Namun, tidak ada baterai yang dapat berfungsi selamanya. Meskipun demikian ada cara agar masa hidup baterai bisa dimaksimalkan. Salah satunya dengan menggunakan UPS atau uninterruptible power supply Anda dengan kondisi yang direkomendasikan sesuai dengan buku manual yang disediakan oleh UPS – APC by Schneider.
Tips Memaksimalkan Baterai UPS
Baterai adalah sumber daya sebuah UPS dan rentan rusak akibat tegangan yang terus menerus diterimanya. Baterai bisa dikategorikan sebagai kondisi layak pakai jika selama satu jam mampu memberikan daya 100%, dengan lama pengisiannya selama 8 jam (ditentukan oleh manufaktur baterai).
Jika UPS sudah digunakan dalam waktu yang lama, biasanya kinerja baterai akan menurun dan membuatnya cepat habis. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada jangka waktu pemakaian baterai saja, tetapi juga dari kinerja UPS tersebut.
Baterai yang mengalami penurunan kinerja umumnya akan kering dan dapat menghambat kinerja UPS, terutama dalam menjalankan fungsinya sebagai stabilizer listrik. Untuk itu sebaiknya diperlukan pengecekan berkala, lalu, segeralah ganti baterai apabila dirasa kinerja UPS dan baterai sudah menurun dari sejak awal pemakaian.
Secara umum, pemaksimalan masa pakai baterai UPS Anda tergantung pada 5 hal. Di antaranya:
-
Penempatan UPS
Sebaiknya Anda memasang UPS di lingkungan suhu yang terkontrol dan dalam batas yang ditentukan. Jangan pasang UPS dekat jendela yang terbuka atau di area yang mengandung uap air, debu, atau uap korosif dalam jumlah besar. Juga, jaga agar lubang ventilasi tetap terbuka agar sirkulasi udara lancar.
-
Suhu ruangan
Kenali kapasitas baterai UPS lalu tempatkan dan sesuaikan dengan kondisi yang memaksimalkan masa pakai hingga dapat menghasilkan kinerja yang optimal. Pada dasarnya, UPS sebaiknya ditempatkan pada suhu ruangan 25° C. Setiap kenaikan 10° C di atas suhu ruangan akan mengurangi usia baterai hingga 50 persen.
-
Frekuensi penggunaan
Saat instalasi, baterai ada di 100 persen dari kapasitas pengenalnya. Tetapi setiap habis pemakaian (dengan kata lain, setiap kali menggunakan baterai) akan sedikit mengurangi kapasitas relatifnya. Memahami frekuensi penggunaan memungkinkan Anda memperhatikan siklus bersepeda yang tidak normal atau sering sehingga Anda dapat memprediksi umurnya dengan lebih baik. Banyak model UPS yang dapat disesuaikan sehingga Anda dapat mengurangi “gangguan berjalan” yang dapat menghabiskan kapasitas baterai secara tidak perlu.
-
Pemeliharaan
Baterai UPS “bebas pemeliharaan” tidak memerlukan cairan pengganti, tetapi baterai tersebut memang membutuhkan pemeliharaan berkala. Periksa baterai secara visual untuk kebersihan dan singkirkan debu, kotoran, dan lain sebagainya. Baterai yang bocor atau baterai yang menggembung berlebihan harus dibuang dan diganti dengan baru.
-
Penyimpanan Baterai
Untuk menghindari konsekuensi dari kerusakan, banyak pemilik UPS dapat membeli baterai pengganti sebelum dibutuhkan. Pastikan untuk mengisi baterai yang disimpan setiap enam bulan atau mereka akan mengalami kehilangan kapasitas permanen dalam waktu 18 hingga 30 bulan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengelola UPS Anda, apa pun tahapannya dalam UPS LifeCycle, kunjungi https://upsapc.id/ atau klik di sini untuk daftar lengkap UPS baru dan opsi produk lainnya dari APC.
Untuk detail lebih lanjut atau jika Anda membutuhkan layanan atau penggantian baterai, hubungi APC Indonesia dan dapatkan UPS terbaik yang sesuai kebutuhan Anda.
- Published in Berita
5 Alasan Menyediakan Layanan Pengelola Daya dan Pendinginan
Artikel ini diterjemahkan dari sini.
Misi utama managed service provider (MSP) adalah untuk mencegah mati lampu untuk pelanggan. MSP yang cerdas tahu bahwa melakukan lebih dari sekadar memantau daya dan pendinginan untuk status online/offline sangat penting untuk memenuhi service level agreements (SLA) mereka dan memastikan waktu operasional infrastruktur edge computing pelanggan mereka.
Mengingat kejadian baru-baru ini dan lonjakan bisnis berikutnya yang mengadopsi kebijakan work from home yang lebih fleksibel, kebutuhan akan daya jarak jauh dan layanan pendingin terkelola tidak pernah lebih nyata.
APC by Schneider Electric memudahkan MSP untuk memberikan daya jarak jauh dan layanan pendingin terkelola melalui platform berbasis cloud, EcoStruxure™ IT.
Platform ini memungkinkan MSP untuk memantau dan memelihara pasokan listrik dan kondisi lingkungan selain workstation, laptop, server, penyimpanan, dan perlengkapan jaringan. Ini membuka peluang lain bagi MSP untuk menambah nilai dan memenuhi komitmen ketersediaan bagi pelanggan.
Hal ini sangat penting dalam lingkungan edge computing yang terdiri dari ratusan atau ribuan situs jarak jauh tanpa staf yang sangat penting untuk operasi bisnis. Tanpa daya yang dapat diandalkan, infrastruktur tidak dapat berjalan. Setelah pelanggan memahami hal ini, mereka cenderung melakukan investasi yang diperlukan dalam layanan tenaga dan pendingin.
Alasan Utama untuk Menambahkan Pengelola Daya dan Layanan Pendinginan
Berikut adalah lima alasan kuat bagi MSP untuk menambahkan daya dan pendinginan ke portofolio pengelola layanan mereka:
- Memaksimalkan Ketersediaan
Daya dan pendinginan adalah satu benang merah di seluruh lingkungan TI. Mengelola daya dan pendinginan, selain sistem TI, memastikan fungsi lingkungan pada tingkat optimal, yang sangat penting untuk memaksimalkan ketersediaan sistem. Hal ini sangat penting terutama di situs edge computing yang tidak memiliki staf.
- Integrasi Mudah dengan Alat Pemantauan
APC menyediakan API (antarmuka pemrograman aplikasi) untuk mengintegrasikan TI EcoStruxure dengan platform RMM (pemantauan dan manajemen jarak jauh) dan PSA (otomatisasi layanan profesional), sehingga memudahkan MSP untuk menawarkan layanan terkelola daya dan pendingin. Perangkat APC seperti Smart-UPS memiliki kemampuan siap-EcoStruxure yang membantu memfasilitasi integrasi yang mulus.
- Kepatuhan SLA
Pengelola layanan SLA mencakup komitmen ketersediaan untuk pelanggan. Alhasil, mereka mengharapkan infrastruktur fisik berjalan tanpa gangguan. Untuk menghindari mati lampu – dan pelanggan yang tidak senang – MSP harus mengelola daya dan kondisi lingkungan. PDU yang dikelola membantu memastikan suhu dan kelembapan yang optimal untuk mencegah kerusakan perangkat yang disebabkan oleh kondisi lingkungan. EcoStruxure IT memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti dan berdasarkan data berdasarkan tolok ukur industri dan praktik terbaik yang memperpanjang masa pakai peralatan dan memastikan waktu kerja, sehingga memudahkan MSP untuk mencapai kepatuhan SLA.
- Manajemen Siklus Hidup Perangkat
Hasil Survei Industri Data Center Uptime 2019 baru-baru ini menyoroti bahwa kehilangan daya adalah penyebab terbesar pemadaman. Dengan pemikiran tersebut, peran UPS menjadi lebih penting dalam mempertahankan waktu kerja.
Pemantauan jarak jauh memungkinkan MSP untuk secara proaktif melacak kesehatan baterai UPS dan menghindari skenario penggantian baterai dalam keadaan darurat ketika tumpukan TI pelanggan turun. Perawatan terjadwal selalu lebih baik daripada perawatan darurat.
- Penyuluhan Pelayanan Alami
Banyak MSP sudah menjual daya dan pendinginan, jadi mengubahnya menjadi layanan terkelola adalah hal yang masuk akal. Selain margin penjualan, mereka sekarang juga memiliki peluang untuk memperoleh pendapatan berulang. Ini adalah perpanjangan alami dari layanan yang sudah diberikan MSP – dan memungkinkan mereka memberikan nilai lebih bagi pelanggan mereka.
Akses Sumber Daya Layanan Pengelola Daya dan Pendingin
Kebutuhan MSP untuk menambah daya dan layanan pendinginan tidak pernah sebesar ini. Untuk satu hal, penerapan edge berkembang. Menurut Grand View Research, pasar edge global berada di jalur yang tepat untuk mencapai USD 43,4 miliar pada tahun 2027. Selain itu, potensi keadaan darurat selalu ada, dan seiring perusahaan menyiapkan lebih banyak karyawan untuk bekerja di rumah guna memastikan kelangsungan bisnis. , mereka perlu memikirkan tentang daya dan pendinginan untuk melindungi lingkungan terpencil.
Siap memulai peluang ini? Pelajari bagaimana EcoStruxure IT memungkinkan MSP mendapatkan aliran pendapatan tambahan dan melayani pelanggan mereka dengan lebih baik dengan menghubungi tim kami. Product Specialist kami akan membantu Anda.
- Published in Berita
- 1
- 2



