SIGN IN YOUR ACCOUNT TO HAVE ACCESS TO DIFFERENT FEATURES

Want an easier way to log in?

Log in faster without a password.

Email Magic Link

Use Your Passkey

Or

Log in with your password

Log in without a password

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.

FORGOT YOUR PASSWORD?

FORGOT YOUR DETAILS?

AAH, WAIT, I REMEMBER NOW!

APC UPS

  • PRODUK
    • UPS
      • Backup UPS
      • Smart UPS (Line Interactive)
      • Medium-Smart-Online
      • SRT & Li-Ion
      • SMV
    • Power Distribution
      • Rack Power Distribution
    • Data Center Software
      • Monitoring and Control
      • Modelling and Planning
      • Operations
      • Software Services
    • Prefabricated Data Center Modules
      • Cooling Modules
      • Power Modules
      • IT Modules
    • Cooling
      • Room Air Conditioners
      • Close Coupled Air Conditioners
      • Chillers
      • Containment and Air Distribution
      • Modular Access Floor
      • Cooling Distribution and Piping
      • Air Economizers
    • Surge Protection and Power Conditioning
      • Surge Protection Devices
      • Voltage Regulators
    • Networking and Cable Solutions
      • Networking Cables and Adapters
    • Data Centers and Server Rooms and Network Closets
      • InfraStruxure for Server Rooms and Network Closets
      • Modular Systems
    • Symmetra
    • Accessories
      • Mobile Accessories
        • Portable Devices Charger
      • NMC
      • RBC
  • LAYANAN
    • Install
    • Operate
    • Maintenance
    • Battery Replacement Service
    • Renew
    • Extended Warranties
  • Youtube Channel
  • Contact US
  • Reseller APC
  • Blog
HUBUNGI KAMI!
  • Home
  • Posts tagged "ups kantor"
 

Tag: ups kantor

Jenis UPS

Kamis, 27 Januari 2022 by akmal

Ada berapa macam jenis ups yang tersedia di pasaran? di artikel kali ini kami akan membahas berbagai jenis UPS yang tersedia, dan dapat kamu pilih sesuai dengan kebutuhanmu. Banyaknya jenis dan tipe UPS kadang membuat bingung untuk memutuskan mana yang tepat untuk industry Anda. Umumnya UPS diidentifikasi menjadi 2 tipe, standby dan online. Tapi sebenarnya ada 5 jenis UPS yang tersedia di pasaran, lho. Yuk simak 5 tipe UPS yang wajib Anda ketahui!

  1. UPS Standby

UPS standby adalah jenis yang paling umum digunakan untuk komputer desktop. Dalam diagram blok yang diilustrasikan pada gambar di samping ini.

Transfer switch diatur untuk memilih input AC yang difilter sebagai sumber daya utama (jalur garis padat), dan beralih ke baterai/inverter sebagai sumber cadangan jika sumber utama gagal. Saat hal itu terjadi, transfer switch harus beroperasi untuk mengalihkan beban ke sumber cadangan baterai/inverter (jalur putus-putus). Inverter hanya dimulai ketika daya mati, karena itulah dijuluki “standby.” UPS standby memilliki keunggulan berupa:

  1. Efisiensi yang tinggi,
  2. Ukuran yang kecil, dan
  3. Harga yang murah

Dengan filter dan sirkuit lonjakan yang tepat, sistem ini juga dapat menyediakan filtrasi kebisingan dan penekan lonjakan yang memadai.

  1. The Line Interactive UPS

Adalah desain yang paling umum digunakan untuk UPS bisnis UMKM, Web, dan sejumlah server di departemen pemerintahan. UPS ini memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi dan kemampuan menyesuaikan voltase yang cukup baik. Bagian Inverter (pengubah daya dari baterai ke AC) selalu terkoneksi ke output sistem UPS. Dalam keadaan normal, Inverter akan melakukan pengisian baterai. Sedangkan dalam keadaan mati listrik, transfer switch akan menutup dan mengalirkan daya dari baterai ke output UPS. Posisi Inverter yang selalu terhubung ke output UPS memberi tambahan penyaring daya. Hal inilah yang membuat Line Interactive UPS banyak digunakan untuk server dan kondisi listrik yang buruk atau tidak stabil.

UPS ini memiliki keunggulan berupa:

  • Efisiensi tinggi
  • Ukuran kecil
  • Harga yang murah
  • Tingkat kehandalan tinggi dan
  • Kemampuan untuk mengoreksi kondisi rendah atau tingginya tegangan

Semua hal ini membuat jenis UPS ini dominan pada daya 0,5-5 kVA.

  1. Standby Ferro UPS

Standby-ferro UPS adalah tipe UPS yang paling dominan untuk tegangan listrik antara 3-15kVA. Desain ini memiliki special saturating transformer yang terdiri dari 3 gulungan (power connection). Jalan dari daya utama menuju output adalah dengan melalui Input AC menuju ke transfer switch lalu menuju ke transformer. Ketika sumber listrik utama padam, transfer switch akan terbuka dan inverter akan mengambil alih kerja sebagai penyuplai daya.

Di dalam desain UPS standby-ferro, inverter selalu berada dalam posisi mode siaga dan menyalurkan daya ketika listrik utama mati. Transformer memiliki spesial “ferro-resonant” sebuah kemampuan yang mampu menghasilkan voltase yang rendah dan gelombang output “shaping”. Isolasi dari daya listrik utama membuat ferro transformer menjadi filter terbaik dibandingkan filter apapun. TAPI, ferro transformer sendiri menghasilkan hasil output yang memiliki distorsi dan transients. Tentunya hal ini menyebabkan listrik yang dihasilkan berbeda dengan daya listrik utama. Sistem standby-ferro UPS biasanya termasuk on-line unit. Mengapa demikian?

Meskipun sistem ini memiliki transfer switch, tapi inverter yang beroperasi dalam mode siaga dan mampu menghasilkan transfer daya yang cukup besar ketika sumber utama padam, menjadikannya termasuk dalam desain on-line UPS.

Sistem ini memiliki keunggulan dalam segi :

  • Ketahanan, dan
  • Mampu melakukan filtering dengan sangat baik.

Bagaimanapun juga desain ini memiliki efisiensi yang rendah ditambah lagi sistem ini tidak support dengan beberapa generator dan sumber daya yang baru. Hal ini membuat pamor dari sistem Standby-ferro UPS menurun.

  1. Double conversion on-line UPS

Ini adalah UPS paling banyak digunakan untuk tegangan sebesar 10kVA. Block diagram dari sistem ini diilustrasikan seperti gambar di bawah. Sistem ini hampir sama dengan sistem standby/siaga, kecuali mengenai jalur daya listrik utama yang berjalan. Meskipun hampir sama dengan sistem siaga/standby, teknologi ini termasuk dalam desain on-line UPS.

Dalam desain double conversion on-line, padamnya sumber daya utama tidak mengakibatkan transfer switch aktif, hal ini terjadi karena input AC melakukan charging ke dalam backup baterai yang mampu menghasilkan daya untuk disalurkan ke output inverter. Oleh karena itu, ketika sumber daya utama padam, hasil dari operasi double conversion tidak membutuhkan waktu untuk menyalurkan daya cadangannya.

Pada desain ini, baik pengisi baterai dan inverter mengkonversi sumber daya yang masuk, sehingga menyebabkan efisiensinya menurun dan menciptakan panas yang berlebih. UPS dengan sistem ini mampu menghasilkan daya yang hampir mirip dengan daya utama. Tetapi desain yang konstan pada komponen penghasil daya menurunkan ketahanan pada desain ini dibanding desain yang lainnya. Konsumsi energi listrik secara berlebihan juga membuat pemborosan.

  1. Delta Conversion Online UPS

Yang terakhir adahal Delta Coversion Online UPS, merupakan bentuk teknologi konversi ganda (Double Conversion) yang telah diperbarui dan tersedia dengan daya 5kVA hingga 1.6MW. UPS ini memiliki kemiripan dengan tipe Double Conversion, tipe ini menggunakan inverter untuk selalu memasok voltase. Saat pasokan daya terputus/mati, tipe ini melakukan hal yang sama dengan tipe Double Conversion.

Delta Conversion memiliki dua fungsi, yang pertama adalah untuk mengendalikan karakteristik daya yang masuk. Sedangkan fungsi yang kedua adalah untuk mengendalikan arus pada input untuk mengarahkan proses pengisian pada sistem baterai. Keunggulan tipe ini adalah:

  • Meminimalisir energi yang terbuang
  • Kompatibilitas tinggi terhadap beragam jenis generator, dan
  • Mengurangi kebutuhan akan penggunaan kabel.

Demikian penjelasan berbagai macam UPS yang ada di pasaran.Tim kami akan membantu Anda untuk menentukan UPS mana yang paling pas untuk memenuhi kebutuhan Anda.

beli ups apcdistributor apc di indonesiajual apcjual UPSstop kontakups kantor
Read more
  • Published in Berita
No Comments

Alasan Pilih UPS APC untuk Perkantoran Dibandingkan Merk Lain

Rabu, 04 Desember 2019 by akmal
UPS perkantoran tips

Pengadaan sebuah UPS APC tentu dibutuhkan di perkantoran. Alasan nya tentu karena banyaknya peralatan elektronik yang digunakan. Hal ini dilakukan untuk mencegah ketika terjadi gangguan listrik, operasional perusahaan akan terganggu. Apalagi resiko seperti kerusakan alat dan kehilangan data, selalu mengintai.

Untuk Anda yang belum mengetahui. UPS sendiri adalah sebuah perangkat baterai cadangan yang dapat membackup peralatan listrik yang kita miliki ketika terjadi gangguan daya. Perangkat ini bekerja dengan menyalurkan energi listrik yang tadinya disimpan dalam baterai, lalu dikelola dalam sebuah inverter untuk menggantikan energi listrik yang hilang.

Biasanya, sebuah UPS di kantor hanya dapat mengisi daya komputer dalam beberapa menit saja. Namun tentunya hal ini sangat cukup bagi Anda untuk menyimpan pekerjaan lalu mematikan perangkat secara normal.

Jangan sampai ketika terjadi gangguan tersebut tidak ada perangkat yang membackup peralatan listrik yang kita gunakan. Apalagi, bila terjadi hal tersebut bisa saja data yang kita miliki hilang karena perangkat yang digunakan kehilangan daya secara tiba-tiba.

UPS APC Terbaik di Kelasnya

Bila berbicara tentang UPS, ada sebuah merk yang sudah begitu populer di berbagai negara. Apalagi kalau bukan APC by Schneider Electric. Kualitas produk UPS dari APC tentu tidak perlu diragukan. Karena itu banyak sekali perusahaan besar yang menggunakan produk-produk ini untuk komputer, layar, hingga data center mereka.

Memang, berbicara tentang harga, tentu UPS APC lebih tinggi daripada kompetitornya. Namun harga tersebut sebanding dengan kualitas dan perlindungan dari produk APC yang akan Anda dapatkan.

Bagi Anda yang belum yakin untuk memilih UPS ini, mungkin beberapa poin di bawah dapat membantu meyakinkan Anda  bahwa UPS APC memang yang terbaik.

Pengukuran Daya Beban Perangkat Akurat

Sebelum memilih sebuah perangkat, tentu kita melihat dulu spesifikasi sebuah produk. Di sini, APC by Schneider Electric selalu menyematkan informasi yang akurat tentang spesifikasi yang dibutuhkan.

Keterangan tersebut bisa didapatkan pada bagian belakang ataupun bawah. Jangan lupa untuk menghitung beban total dari perangkat yang Anda akan hubungkan. Karena bila beban terlalu besar maka UPS Anda tidak akanberfungsi.

Waktu Aktif Perangkat Maksimal

Berbagai brand menjanjikan waktu aktif yang panjang. Namun apakah itu baik bagi perangkat UPS tersebut? Berbeda dengan kompetitor, UPS APC memiliki waktu aktif yang telah dimaksimalkan sesuai dengan perangkat.

Sehingga tidak merusak perangkat UPS tersebut seperti baterai, inverter dan lain sebagainya. Jangan sampai Anda membeli perangkat dengan waktu aktif yang panjang namun hanya dapat dipakai beberapa kali saja.

Manajemen dan Efisiensi Energi

Perangkat UPS APC seperti seri Back-UPS Pro memungkinkan perangkat yang sedang digunakan dimatikan secara otomatis apabila tidak aktif. Contohnya saja perangkat  seperti printer dan speaker yang hanya dibutuhkan dalam bebeberapa waktu saja. Hal ini tentu saja membantu Anda mengurangi Vampire Load dala perangkat yang dianggap dalam mode Standby.

Selain itu ada pula fitur PowerChute yang memungkinkan efisiensi energi. Contohnya saja ketika terjadi Blackout terlalu lama dalam waktu aktif UPS. Aplikasi akanmenonaktifkan peralatan secara perlahan dan memberi waktu maksimal bagi perangkat Anda untuk menyimpan data.

Data LineSurge Protection

Sedikit dari kita yang mengetahui bahwa gangguan daya tidak hanya terjadi melalui sambungan kabel AC, tetapi juga melalui  kabel-kabel data seperti Ethernet ataupun kabel telepon. Hal ini tentu sudah diantisipasi oleh perangkat UPS APC yang menyediakan perlindungan data dari gelombang tersebut. Sehingga Anda tidak perlu khawatir akan gangguan daya ketika menghubungkan  komputer perkantoran Anda dengan internet.

Itulah tadi beberapa alasan yang dapat membantu Anda untuk memutuskan brand UPS yang tepat bagi kebutuhan perkantoran Anda. Jangan ragu untuk selalu mengkonsultasikan kebutuhan UPS Anda dengan tim kami. Hubungi saja nomor, email yang tertera pada situs ini atau klik tombol chat agar kami bisa membantu Anda sesegera mungkin.

Lindungi perangkat IT perkantoran Anda dengan rekomendasi perangkat pasokan daya stabil (UPS) dari APC™ by Schneider Electric™. Salah satunya dengan menghubungi tim kami agar Anda mendapatkan info selengkapnya tentang produk APC by Schneider Electric.

APc Schneiderbateraigangguan listrikUPSups kantor
Read more
  • Published in Berita
No Comments

UPS Ukuran Mini ini Cocok untuk di Kantor!

Jumat, 15 November 2019 by akmal

Biaya servis komputer kantor bisa jadi membengkak lantaran banyaknya gangguan daya yang terjadi. Salah solusi untuk hal ini tentu membeli UPS untuk kebutuhan kantor. Nah, tentu UPS yang mini dapat menjadi salah satu pilihan untuk perlindungan daya di kantor.

UPS memang pada dasarnya diperuntukkan buat melindungi perangkat elektronik baik di rumah atau perkantoran, sehingga tidak mudah rusak saat listrik padam. Perangkat UPS dengan berbagai merek dapat mudah ditemukan pada toko elektronik dan toko komputer di Indonesia. Namun, bila Anda butuh yang berkualitas dan tahan lama, pilih saja UPS APC by Schneider-Electric.

Saat ini ada banyak produk UPS beredar, dengan berbagai kualitas dan teknologi yang ditawarkan. Salah satunya adalah APC by Schneider-Electric, merek yang satu ini sudah puluhan tahun memproduksi UPS dan bisa dikatakan sebagai terdepan untuk UPS.

Dari segi harga, memang APC by Schneider Electric menawarkan harga yang lebih mahal namun jangan ragukan dengan kualitas yang ditawarkan. Berikut ini tiga rekomendasi UPS APC yang didesain ramping nan kecil yang Anda miliki.

APC BE600M1

UPS mungil ini hanya berukuran 3,5 kilogram dengan dimensi 27,4 x 10,5 x 13,9 cm. Kita bisa membayangkan bahwa dibandingkan ukuran UPS pada umumnya, ukurannya jauh lebih kecil. Kita bisa meletakkan UPS ini di dekat perangkat yang ingin disambungkan dengan UPS tanpa harus khawatir dengan ukurannya yang mini tersebut.

Dalam tipe ini APC menyematkan cukup banyak colokan yang bisa kita pakai untuk melindungi perangkat. Secara total bahkan ada 7 outlets, dengan rincian 5 battery backup dan surge protector dan dua outlet untuk surge protection saja. Ditambah satu port USB untuk mengisi daya ponsel kau.

Banyaknya outlet yang disediakan ini, APC ingin melindungi seluruh perangkat elektronik tersebut. Tidak hanya berlaku buat komputer saja tapi juga, hard drive eksternal, game konsol, TV LCD/LED/Plasma, wireless router dan perangkat IoT. Perangkat ini cocok banget dipakai buat di rumah dan kantor mini (SOHO).

Apabila pakai dalam beban daya yang penuh, maksimal waktu backup yang diberikan adalah 23 menit. Bisa membeli seri ini dengan harga Rp1,3 jutaan saja.

APC BE650G1

UPS dengan daya 650VA ini memang berukuran kecil, namun memiliki berat hingga dua kali lipat dibandingkan seri di atas ini. Bila dilihat beratnya mencapai 6,2 kilogram dan berdimensi 18 x 30,2 x 8,8 cm.

Meski ukurannya lebih besar, namun UPS ini memiliki jumlah outlet lebih banyak. Ada empat plug untuk battery backup, empat plug untuk surge-online. Sayangnya tidak disediakan port untuk charge USB. Padahal kita memerlukan port tersebut untuk sekedar mengisi daya pada ponsel ataupun powerbank. outlet ini memungkinkan kitauntuk menghubungkannya dengan komputer, modem/router/IoT/WiFi, game konsol, dan beragam perangkat televisi.

APC memberikan jaminan perlindungan surge dan daya cadangan baterai untuk elektronik berharga, memastikan mereka tetap aman dari gangguan daya. Kita dapat memiliki UPS seri ini dengan merogoh kocek mulai dari Rp2,1 jutaan.

APC BX625CI-MS

 

UPS ini dari segi harga adalah termurah dibandingkan dua seri di atasnya, wajar karena hanya disediakan tiga outlets untuk surge protection. Namun jangan salah, seri ini bisa menjadi pilihan untuk kita yang baru memulai untuk pakai UPS karena jaminan kualitas APC di belakangnya.

BX625CI-MS ini berukuran 5 kilogram dengan dimensi 16 x 8,85 x 27,85 cm dan berkapasitas 625 VA. UPS ini berbentuk table top sehingga memudahkan kita saat memasang kabel dari komputer atau perangkat elektronik lain.

Terlebih, BX625CI-MS juga sama seperti BX700U-MS karena dilengkapi dengan universal socket, sehingga tidak perlu lagi konverter untuk memasang kabel listrik dari perangkat elektronik apapun.

Yang menariknya, UPS ini memiliki Resettable Circuit Breaker yakni sekering khusus yang tidak perlu diganti setiap kali bekerja melindungi perangkat elektronik. Cukup menekan tombol di UPS, maka sekering akan kembali ke fungsinya semula.

UPS BX625CI-MS memiliki spesifikasi keluaran daya maksimum 325 watt. Untuk pemakaian normal di komputer, UPS ini bisa mengalirkan listrik hingga 10 menit. Atau maksimal 30 menit untuk memakai TV berukuran 32 inci.

Kita bisa membeli UPS BX625CI-MS dengan harga mulai dari Rp800 ribuan saja.

Dari tiga seri UPS APC ini mana yang paling mendekati kebutuhan?

apc indonesiaGangguan dayajual UPSups kantorups kecilups rumah
Read more
  • Published in Berita
No Comments

Recent Posts

  • Mengenal Perbedaan Jenis PDU APC

    Dalam pengelolaan pusat data atau ruang server,...
  • Thumbnail_Seri_UPS_APC

    Memahami Seri UPS APC: SMV, SRV, SMC, SMT, dan SRT – Mana yang Harus Dipilih?

    Memilih UPS yang tepat sangat penting untuk mem...
  • Thumbnail_Transfer_Time

    Memahami Transfer Time pada UPS

    Saat listrik tiba-tiba padam, perangkat seperti...
  • Thumbnail_NetShelter_AP8853

    APC NetShelter AP8853 Metered Rack PDU

    Dalam lingkungan bisnis modern seperti data cen...
  • Thumbnail_SRV3KI-E

    APC Easy UPS On-Line SRV3KI-E 3 kVA/2700W

    APC SRV3KI-E adalah UPS 3 kVA / 2700 W dengan t...



HUBUNGI KAMI SEKARANG JUGA

Isi formulir di bawah ini dan kami akan segera menghubungi Anda!

HUBUNGI KAMI

(021) 5358719 (direct line)
Email: sales@upsapc.id

SUPPORT

AKR Tower - Jl. Panjang no. 5,
Jakarta 11530 Indonesia

Open in Google Maps

SALES & MARKETING

PT. Jespro Network Rent

Jl. Kebon Jeruk Raya Komp. Kebon Jeruk Permai
Office Blok C No. 17 Jakarta 11530 Indonesia

APC UPS

© 2023 All rights reserved. By Jespro Network Rent.

TOP