SIGN IN YOUR ACCOUNT TO HAVE ACCESS TO DIFFERENT FEATURES

Want an easier way to log in?

Log in faster without a password.

Email Magic Link

Use Your Passkey

Or

Log in with your password

Log in without a password

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.

FORGOT YOUR PASSWORD?

FORGOT YOUR DETAILS?

AAH, WAIT, I REMEMBER NOW!

APC UPS

  • PRODUK
    • UPS
      • Easy UPS
      • Easy UPS 3S
      • Easy UPS 3M
      • Easy UPS 3L
      • Easy UPS 3 Phase Modular
      • Easy UPS 3S Pro
      • Backup UPS
      • Back UPS Pro
      • Smart UPS (Line Interactive)
      • Medium-Smart-Online
      • SRT & Li-Ion
      • SMV
    • Power Distribution
      • Rack Power Distribution
    • Data Center Software
      • Monitoring and Control
      • Modelling and Planning
      • Operations
      • Software Services
    • Prefabricated Data Center Modules
      • Cooling Modules
      • Power Modules
      • IT Modules
    • Cooling
      • Room Air Conditioners
      • Close Coupled Air Conditioners
      • Chillers
      • Containment and Air Distribution
      • Modular Access Floor
      • Cooling Distribution and Piping
      • Air Economizers
    • Surge Protection and Power Conditioning
      • Surge Protection Devices
      • Voltage Regulators
    • Networking and Cable Solutions
      • Networking Cables and Adapters
    • Data Centers and Server Rooms and Network Closets
      • InfraStruxure for Server Rooms and Network Closets
      • Modular Systems
    • Symmetra
    • Accessories
      • Mobile Accessories
        • Portable Devices Charger
      • NMC
      • RBC
  • LAYANAN
    • Install
    • Operate
    • Maintenance
    • Battery Replacement Service
    • Renew
    • Extended Warranties
  • Youtube Channel
  • Contact US
  • Reseller APC
  • Blog
HUBUNGI KAMI!
  • Home
  • Posts tagged "infrastruktur IT"
 

Tag: infrastruktur IT

Membagi Beban UPS agar Tidak Overheating untuk Performa

Selasa, 11 Agustus 2026 by Davin

Pentingnya Membagi Beban UPS agar Tidak Overheating

Dalam dunia infrastruktur IT, menjaga kestabil, perangkat UPS (Uninterruptible Power Supply) memegang peranan yang sangat krusial. Sistem ini menjaga server, perangkat jaringan, hingga sistem produksi tetap beroperasi normal saat terjadi gangguan listrik. Namun, banyak perusahaan sering mengabaikan cara Membagi Beban UPS agar Tidak Overheating dengan benar. Padahal, performa perangkat tidak hanya bergantung pada kapasitas, tetapi juga pada distribusi beban listrik yang efisien.

Masih banyak tim IT yang menghubungkan seluruh perangkat ke satu unit UPS secara serampangan. Kondisi ini sering memicu peningkatan suhu kerja komponen internal secara drastis. Akibatnya, performa UPS menurun dan risiko kegagalan sistem meningkat tajam. Oleh karena itu, mari kita bedah mengapa pengelolaan beban menjadi kunci utama keandalan infrastruktur Anda.

Mengapa Distribusi Beban Sangat Penting?

Setiap perangkat UPS dirancang untuk beroperasi pada rentang kapasitas tertentu. Ketika beban terkonsentrasi terlalu padat, inverter dan sistem elektronik akan bekerja jauh lebih keras dari seharusnya. Inilah yang menyebabkan panas berlebih atau overheating pada komponen inti.

Schneider Electric selalu menyarankan agar pengguna tidak mengoperasikan UPS pada kapasitas maksimum secara terus-menerus. Menyediakan ruang cadangan atau headroom sangat membantu menjaga efisiensi kerja mesin. Sebagai panduan praktis, menjaga beban sekitar 80% dari total kapasitas adalah titik operasi yang ideal. Dengan menjaga rasio ini, Anda sekaligus memberikan ruang bagi lonjakan beban (inrush current) yang mungkin terjadi.

Dampak Buruk Jika UPS Terlalu Panas

Mengabaikan pentingnya membagi beban UPS agar tidak overheating dapat berakibat fatal bagi investasi IT Anda. Berikut adalah beberapa risiko nyata yang sering muncul di lingkungan data center:

  • Efisiensi Menurun: Komponen yang panas kehilangan kemampuan untuk bekerja dengan optimal.
  • Usia Komponen Pendek: Sirkuit elektronik akan lebih cepat aus karena paparan suhu tinggi yang konstan.
  • Kipas Bekerja Keras: Kipas pendingin akan berputar maksimal, yang justru meningkatkan konsumsi daya.
  • Baterai Cepat Rusak: Baterai adalah komponen paling sensitif terhadap suhu panas tinggi.
  • Risiko Alarm: Sistem akan sering memunculkan notifikasi fault akibat beban yang tidak stabil.

Cara Membagi Beban UPS dengan Benar

Langkah preventif adalah kunci untuk menghindari kegagalan sistem. Berikut adalah strategi yang dapat Anda terapkan segera:

1. Kelompokkan Perangkat Berdasarkan Prioritas

Anda harus memisahkan perangkat kritikal dari perangkat pendukung. Pastikan UPS utama hanya menampung perangkat krusial seperti server, storage, firewall, dan core switch. Perangkat non-kritis sebaiknya menggunakan jalur distribusi daya yang berbeda untuk mengurangi beban pada unit UPS utama.

2. Sisakan Kapasitas untuk Pertumbuhan

Selalu sediakan kapasitas ekstra pada UPS Anda. Hal ini tidak hanya menjaga suhu tetap rendah, tetapi juga memberikan fleksibilitas saat perusahaan menambah perangkat baru di masa depan. Jangan biarkan UPS beroperasi di batas maksimum sejak hari pertama instalasi.

3. Lakukan Audit Beban Secara Berkala

Infrastruktur IT bersifat dinamis dan terus berubah. Lakukan audit beban minimal enam bulan sekali untuk memastikan bahwa kapasitas UPS masih relevan dengan kondisi aktual. Dengan audit, Anda bisa mendeteksi lebih awal jika ada potensi overloading sebelum benar-benar terjadi kerusakan.

Keunggulan Fitur Monitoring pada UPS APC

Mengapa banyak ahli merekomendasikan APC by Schneider Electric? UPS APC dilengkapi dengan fitur canggih seperti LCD Display interaktif, SmartConnect, dan Network Management Card. Fitur-fitur ini memungkinkan administrator memantau beban secara real-time langsung dari dasbor.

Melalui data tersebut, Anda dapat merencanakan distribusi daya dengan jauh lebih akurat. Membagi beban UPS agar tidak overheating menjadi jauh lebih mudah ketika Anda memiliki visibilitas penuh terhadap konsumsi listrik setiap detiknya.

Kesimpulan

Membagi beban dengan benar bukan sekadar teknik pengaturan kabel, melainkan strategi menjaga keberlangsungan bisnis. Dengan menjaga beban tetap optimal, Anda memperpanjang usia baterai, mengurangi risiko downtime, dan memastikan sistem IT perusahaan tetap andal dalam jangka panjang.

Upsapc Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Upsapc. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

data centerEfisiensi Energiinfrastruktur ITManajemen DayaOverheating UPSUPS APC
Read more
  • Published in Berita
No Comments

3 Kerugian Bila Tidak Menggunakan UPS

Senin, 28 November 2022 by akmal
kerugian pakai ups

Perangkat elektronik merupakan inti dari infrastruktur IT, dan tidak sedikit yang masih mengandalkan arus listrik dari pembangkit tenaga listrik untuk operasionalnya. Namun tentunya kita mengetahui sendiri bahwa pasokan listrik seringkali tidak stabil bahkan bermasalah hingga terjadi mati listrik atau pemadaman. Mengetahui hal tersebut, tentu sangat disayangkan apabila kita tidak memiliki solusi untuk mencegahnya, seperti menggunakan perangkat UPS. Padahal, setidaknya ada 3 kerugian apabila tidak menggunakan perangkat yang satu ini.

Infrastruktur IT dibangun bukan hanya melalui dana yang besar tetapi juga proses yang panjang. Tentu dengan adanya infrastruktur IT yang mumpuni, dapat meningkatkan kinerja perusahaan dan menghasilkan keuntungan. Sayangnya, seringkali ada faktor eksternal yang sulit untuk kita perkirakan yang dapat membuat infrastruktur IT tersebut tidak bekerja dengan maksimal.  Dan keuntungan yang diharapkan, tidak jadi menghampiri perusahaan.

Kerusakan Peralatan Infrastruktur IT

Bentuk kerugian pertama yang menimpa infrastruktur IT dari pemadaman listrik yang mendadak adalah kerusakan peralatan infrastruktur IT. Beberapa komponen IT yang bisa terkena dampak kerusakan ini antara lain adalah motherboard, monitor, prosesor hingga perangkat server dikarenakan tingkat sensitivitasnya dengan pasokan listrik sangat tinggi.

Sebagai komponen yang wenghubungkan seluruh komponen penyusun pada sebuah komputer, tentu komponen seperti motherboard bisa langsung rusak ketika listrik mendadak padam. Sementara pada perangkat server, peralatan ini dapat mengalami gangguan kinerja jika terjadi gangguan listrik hingga pemadaman mendadak.  Padahal, sebuah server membutuhkan pasokan listrik yag stabil dan terus menerus. Sementara pada peralatan jaringan internet di kantor tentu akan langsung tidak berfungsi apabila terjadi pemadaman.

Dan dampaknya, akan menyebabkan kerugian berikutnya.

Kinerja Perusahaan Terhambat

Apabila kerusakan peralatan infrastruktur IT tidak bisa kita cegah, tentu yang terjadi berikutnya adalah terhambatnya kinerja karyawan dalam mengerjakan tugas hariannya. Perbaikan peralatan tersebut bisa saja berlangsung dalam waktu singkat, seperti hitungan jam saja. Atau bahkan perbaikan tersebut bisa berlangsung selama berhari-hari. Belum lagi kalau kita harus mengganti peralatan IT tersebut dengan yang baru. Tentunya dibutuhkan waktu yang lebih lama lagi karena biasanya barang infrastruktur IT tidak selalu ready stock.

Hal ini tentu saja memberikan dampak berikutnya pada perusahaan.

Kerugian dari sisi Bisnis

Lantaran perannya yang begitu sentral di perusahaan. Ketika terjadi permasalahan listrik, tentu saja akan muncul kerugian dari sisi bisnis yang tidak akan bisa dihindari. Kerugian tersebut bisa diakibatkan dari berbagai macam hal, seperti kerugian bisnis karena pemadaman listrik tersebut, kerusakan aset yang harus diganti dengan aset yang baru, hingga kehilangan data, yang menyebabkan berbagai pekerjaan atau proyek tertunda hingga dibatalkan lantaran kerusakan tersebut,

UPS Solusi Permasalahan Pasokan listrik 

Tentu hal ini sangat merugikan. Tetapi sebenarnya sudah tersedia solusi yang tepat untuk perusahan Anda, yaitu Uninterruptible Power Supply (UPS). UPS sendiri adalah perangkat yang berfungsi untuk menyediakan daya listrik cadangan dan memperbaiki kualitas listrik bagi infrastruktur TI. Pada dasarnya UPS merupakan saluran listrik sementara yang dapat  menggantikan suplai tenaga listrik utama melalui dukungan baterai cadangan.

Penggunaan UPS  terutama untuk berbagai perangkat penting seperti seperti server, storage dan network adalah suatu keharusan mengingat perangkat-perangkat ini tidak boleh kehilangan daya listrik walau sedetik pun. Karena ketika kehilangan daya, maka tiga kerugian di atas yang akan dialami. Selin itu, UPS juga menjadi solusi yang tepat untuk mencegah kerusakan akibat tegangan listrik yang tak stabil pada perangkat TI di perusahaan.

Ada beberapa jenis UPS jenis yang perlu diketahui pengguna, yaitu offline UPS, online UPS atau yang dikenal dengan line-interactive UPS, serta true-online double conversion UPS.

Ketiganya memiliki perbedaan fungsi yang mendasar, terutama pada komponen untuk memperbaiki kualitas listrik dan besaran waktu perpindahan dari sumber listrik utama ke sumber listrik UPS, yaitu baterai. Misalnya, jika terjadi putus aliran listrik dari PLN, maka beban yang akan di-back-up oleh UPS adalah beban yang tergolong kritikal. Dengan begitu, ada baiknya pengguna memakai on-line Double Conversion UPS, sebab waktu perpindahannya terhitung nol detik.

Jenis UPS ini memang memiliki keunggulan yang secara otomatis langsung memasok energi cadangan yang dimilikinya pada sebuah perangkat yang terputus aliran listrik dari PLN. Jangka waktu (running time) pasokan listrik dari UPS ini sendiri dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Tergantung dari terjadinya pemadaman atau gangguan listrik yang terjadi.

Butuh perangkat UPS yang dapat diandalkan untuk perusahaan Anda? Konsultasikan kebutuhan produk-produk UPS terbaik dari APC dan Schneider Electric ke sales kami di APCindonesia.id, anda juga dapat menghubungi kami lewat icon whatsapp di  bawah ini

data centerinfrastruktur ITkerugianpemadamanPLNprocessorserverUPS
Read more
  • Published in Berita
No Comments

Recent Posts

  • UPS Overload: Dampak Buruk dan Cara Mencegahnya

    Memahami Kondisi UPS Overload dan Risikonya UPS...
  • Membagi Beban UPS agar Tidak Overheating untuk Performa

    Pentingnya Membagi Beban UPS agar Tidak Overhea...
  • SRV10KRIRK

    APC Easy UPS Online SRV10KRIRK

    Dalam lingkungan bisnis modern, gangguan listri...
  • Thumbnail_AI_Server

    AI Server Membutuhkan UPS Seperti Apa?

    Artificial Intelligence (AI) bukan lagi teknolo...
  • Thumbnail_Perbedaan_VA_dan_Watt

    Perbedaan VA dan Watt pada UPS yang Wajib Dipahami

    Saat memilih UPS, banyak pengguna hanya melihat...



HUBUNGI KAMI SEKARANG JUGA

Isi formulir di bawah ini dan kami akan segera menghubungi Anda!

HUBUNGI KAMI

(021) 5358719 (direct line)
Email: sales@upsapc.id

SUPPORT

AKR Tower - Jl. Panjang no. 5,
Jakarta 11530 Indonesia

Open in Google Maps

SALES & MARKETING

PT. Jespro Network Rent

Jl. Kebon Jeruk Raya Komp. Kebon Jeruk Permai
Office Blok C No. 17 Jakarta 11530 Indonesia

APC UPS

© 2023 All rights reserved. By Jespro Network Rent.

TOP