SIGN IN YOUR ACCOUNT TO HAVE ACCESS TO DIFFERENT FEATURES

Want an easier way to log in?

Log in faster without a password.

Email Magic Link

Use Your Passkey

Or

Log in with your password

Log in without a password

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.

FORGOT YOUR PASSWORD?

FORGOT YOUR DETAILS?

AAH, WAIT, I REMEMBER NOW!

APC UPS

  • PRODUK
    • UPS
      • Backup UPS
      • Smart UPS (Line Interactive)
      • Medium-Smart-Online
      • SRT & Li-Ion
      • SMV
    • Power Distribution
      • Rack Power Distribution
    • Data Center Software
      • Monitoring and Control
      • Modelling and Planning
      • Operations
      • Software Services
    • Prefabricated Data Center Modules
      • Cooling Modules
      • Power Modules
      • IT Modules
    • Cooling
      • Room Air Conditioners
      • Close Coupled Air Conditioners
      • Chillers
      • Containment and Air Distribution
      • Modular Access Floor
      • Cooling Distribution and Piping
      • Air Economizers
    • Surge Protection and Power Conditioning
      • Surge Protection Devices
      • Voltage Regulators
    • Networking and Cable Solutions
      • Networking Cables and Adapters
    • Data Centers and Server Rooms and Network Closets
      • InfraStruxure for Server Rooms and Network Closets
      • Modular Systems
    • Symmetra
    • Accessories
      • Mobile Accessories
        • Portable Devices Charger
      • NMC
      • RBC
  • LAYANAN
    • Install
    • Operate
    • Maintenance
    • Battery Replacement Service
    • Renew
    • Extended Warranties
  • Youtube Channel
  • Contact US
  • Reseller APC
  • Blog
HUBUNGI KAMI!
  • Home
  • Posts tagged "pemadaman"
 

Tag: pemadaman

Peran UPS Dalam Menjamin Kinerja Mesin ATM Seluruh Indonesia

Selasa, 13 Agustus 2024 by Davin
Peran UPS Dalam Menjamin Kinerja Mesin ATM Seluruh Indonesia

Peran UPS dalam menjamin kinerja mesin ATM seluruh Indonesia? Apa saja? Mari kita bahas sama sama.

Mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) merupakan salah satu infrastruktur penting dalam dunia perbankan. Dimana Indonesia memiliki daerah yang cukup luas dan beragam, keberadaan mesin ATM sangat membantu untuk menyediakan layanan perbankan ke pelosok wilayah. Namun tantangan yang di hadapi adalah ketidakstabilan pasokan listrik yang belum merata terutama di wilayah terpencil. Maka dari itu UPS memiliki peranan penting agar memastikan mesin ATM tetap berfungsi baik.

UPS adalah perangkat yang menyediakan cadangan daya listrik ketika terjadi gangguan pada sumber listrik utama. Fungsi utama UPS yaitu untuk mencegah gangguan operasi peralatan elektronik yang sangat sensitif, seperti mesin ATM, akibat pemadaman listrik mendadak atau fluktuasi tegangan. Dengan adanya UPS, mesin ATM dapat tetap beroperasi dalam periode waktu tertentu, bahkan saat pasokan listrik utama terputus.

Mesin ATM yang tidak dilengkapi dengan UPS, rentan mengalami gangguan operasional ketika terjadi pemadaman listrik atau fluktuasi tegangan. Ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi nasabah, yang mungkin tidak dapat melakukan transaksi penting saat itu juga. Gangguan operasi mesin ATM juga berpotensi menimbulkan kerugian finansial bagi bank, baik dalam bentuk biaya perbaikan mesin akibat kerusakan elektronik maupun kehilangan kepercayaan nasabah.

UPS yang digunakan pada mesin ATM harus mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi pasokan listrik di Indonesia. Di daerah dengan frekuensi pemadaman listrik tinggi, UPS yang dipilih harus memiliki kapasitas baterai yang cukup besar untuk memastikan ATM tetap berfungsi hingga pasokan listrik kembali normal atau hingga tindakan darurat dapat diambil. Selain itu, UPS juga harus memiliki fitur proteksi terhadap lonjakan tegangan yang bisa merusak komponen elektronik dalam mesin ATM. Oleh karena itu, investasi pada sistem UPS yang andal adalah langkah strategis untuk memastikan layanan perbankan yang aman dan konsisten bagi seluruh masyarakat Indonesia. Brand APC merupakan salah satu UPS yang handal dilengkapi dengan garansi dan maintenance, apabila Anda membutuhkan UPS maupun Jasa Installasi, perawatan berkala, JPower siap bantu melayani Anda dengan teknisi yang pengalaman dan respon yang cepat.

atmcadangan dayagangguan listrikindonesiamesin atmpelayanan perbankanpemadamanperbankanUPS
Read more
  • Published in Berita
No Comments

3 Kerugian Bila Tidak Menggunakan UPS

Senin, 28 November 2022 by akmal
kerugian pakai ups

Perangkat elektronik merupakan inti dari infrastruktur IT, dan tidak sedikit yang masih mengandalkan arus listrik dari pembangkit tenaga listrik untuk operasionalnya. Namun tentunya kita mengetahui sendiri bahwa pasokan listrik seringkali tidak stabil bahkan bermasalah hingga terjadi mati listrik atau pemadaman. Mengetahui hal tersebut, tentu sangat disayangkan apabila kita tidak memiliki solusi untuk mencegahnya, seperti menggunakan perangkat UPS. Padahal, setidaknya ada 3 kerugian apabila tidak menggunakan perangkat yang satu ini.

Infrastruktur IT dibangun bukan hanya melalui dana yang besar tetapi juga proses yang panjang. Tentu dengan adanya infrastruktur IT yang mumpuni, dapat meningkatkan kinerja perusahaan dan menghasilkan keuntungan. Sayangnya, seringkali ada faktor eksternal yang sulit untuk kita perkirakan yang dapat membuat infrastruktur IT tersebut tidak bekerja dengan maksimal.  Dan keuntungan yang diharapkan, tidak jadi menghampiri perusahaan.

Kerusakan Peralatan Infrastruktur IT

Bentuk kerugian pertama yang menimpa infrastruktur IT dari pemadaman listrik yang mendadak adalah kerusakan peralatan infrastruktur IT. Beberapa komponen IT yang bisa terkena dampak kerusakan ini antara lain adalah motherboard, monitor, prosesor hingga perangkat server dikarenakan tingkat sensitivitasnya dengan pasokan listrik sangat tinggi.

Sebagai komponen yang wenghubungkan seluruh komponen penyusun pada sebuah komputer, tentu komponen seperti motherboard bisa langsung rusak ketika listrik mendadak padam. Sementara pada perangkat server, peralatan ini dapat mengalami gangguan kinerja jika terjadi gangguan listrik hingga pemadaman mendadak.  Padahal, sebuah server membutuhkan pasokan listrik yag stabil dan terus menerus. Sementara pada peralatan jaringan internet di kantor tentu akan langsung tidak berfungsi apabila terjadi pemadaman.

Dan dampaknya, akan menyebabkan kerugian berikutnya.

Kinerja Perusahaan Terhambat

Apabila kerusakan peralatan infrastruktur IT tidak bisa kita cegah, tentu yang terjadi berikutnya adalah terhambatnya kinerja karyawan dalam mengerjakan tugas hariannya. Perbaikan peralatan tersebut bisa saja berlangsung dalam waktu singkat, seperti hitungan jam saja. Atau bahkan perbaikan tersebut bisa berlangsung selama berhari-hari. Belum lagi kalau kita harus mengganti peralatan IT tersebut dengan yang baru. Tentunya dibutuhkan waktu yang lebih lama lagi karena biasanya barang infrastruktur IT tidak selalu ready stock.

Hal ini tentu saja memberikan dampak berikutnya pada perusahaan.

Kerugian dari sisi Bisnis

Lantaran perannya yang begitu sentral di perusahaan. Ketika terjadi permasalahan listrik, tentu saja akan muncul kerugian dari sisi bisnis yang tidak akan bisa dihindari. Kerugian tersebut bisa diakibatkan dari berbagai macam hal, seperti kerugian bisnis karena pemadaman listrik tersebut, kerusakan aset yang harus diganti dengan aset yang baru, hingga kehilangan data, yang menyebabkan berbagai pekerjaan atau proyek tertunda hingga dibatalkan lantaran kerusakan tersebut,

UPS Solusi Permasalahan Pasokan listrik 

Tentu hal ini sangat merugikan. Tetapi sebenarnya sudah tersedia solusi yang tepat untuk perusahan Anda, yaitu Uninterruptible Power Supply (UPS). UPS sendiri adalah perangkat yang berfungsi untuk menyediakan daya listrik cadangan dan memperbaiki kualitas listrik bagi infrastruktur TI. Pada dasarnya UPS merupakan saluran listrik sementara yang dapat  menggantikan suplai tenaga listrik utama melalui dukungan baterai cadangan.

Penggunaan UPS  terutama untuk berbagai perangkat penting seperti seperti server, storage dan network adalah suatu keharusan mengingat perangkat-perangkat ini tidak boleh kehilangan daya listrik walau sedetik pun. Karena ketika kehilangan daya, maka tiga kerugian di atas yang akan dialami. Selin itu, UPS juga menjadi solusi yang tepat untuk mencegah kerusakan akibat tegangan listrik yang tak stabil pada perangkat TI di perusahaan.

Ada beberapa jenis UPS jenis yang perlu diketahui pengguna, yaitu offline UPS, online UPS atau yang dikenal dengan line-interactive UPS, serta true-online double conversion UPS.

Ketiganya memiliki perbedaan fungsi yang mendasar, terutama pada komponen untuk memperbaiki kualitas listrik dan besaran waktu perpindahan dari sumber listrik utama ke sumber listrik UPS, yaitu baterai. Misalnya, jika terjadi putus aliran listrik dari PLN, maka beban yang akan di-back-up oleh UPS adalah beban yang tergolong kritikal. Dengan begitu, ada baiknya pengguna memakai on-line Double Conversion UPS, sebab waktu perpindahannya terhitung nol detik.

Jenis UPS ini memang memiliki keunggulan yang secara otomatis langsung memasok energi cadangan yang dimilikinya pada sebuah perangkat yang terputus aliran listrik dari PLN. Jangka waktu (running time) pasokan listrik dari UPS ini sendiri dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Tergantung dari terjadinya pemadaman atau gangguan listrik yang terjadi.

Butuh perangkat UPS yang dapat diandalkan untuk perusahaan Anda? Konsultasikan kebutuhan produk-produk UPS terbaik dari APC dan Schneider Electric ke sales kami di APCindonesia.id, anda juga dapat menghubungi kami lewat icon whatsapp di  bawah ini

data centerinfrastruktur ITkerugianpemadamanPLNprocessorserverUPS
Read more
  • Published in Berita
No Comments

5 Alasan Menyediakan Layanan Pengelola Daya dan Pendinginan

Rabu, 23 Desember 2020 by akmal

Artikel ini diterjemahkan dari sini.

Misi utama managed service provider (MSP) adalah untuk mencegah mati lampu untuk pelanggan. MSP yang cerdas tahu bahwa melakukan lebih dari sekadar memantau daya dan pendinginan untuk status online/offline sangat penting untuk memenuhi service level agreements (SLA) mereka dan memastikan waktu operasional infrastruktur edge computing pelanggan mereka.

Mengingat kejadian baru-baru ini dan lonjakan bisnis berikutnya yang mengadopsi kebijakan work from home yang lebih fleksibel, kebutuhan akan daya jarak jauh dan layanan pendingin terkelola tidak pernah lebih nyata.

APC by Schneider Electric memudahkan MSP untuk memberikan daya jarak jauh dan layanan pendingin terkelola melalui platform berbasis cloud, EcoStruxure™ IT.

Platform ini memungkinkan MSP untuk memantau dan memelihara pasokan listrik dan kondisi lingkungan selain workstation, laptop, server, penyimpanan, dan perlengkapan jaringan. Ini membuka peluang lain bagi MSP untuk menambah nilai dan memenuhi komitmen ketersediaan bagi pelanggan.

Hal ini sangat penting dalam lingkungan edge computing yang terdiri dari ratusan atau ribuan situs jarak jauh tanpa staf yang sangat penting untuk operasi bisnis. Tanpa daya yang dapat diandalkan, infrastruktur tidak dapat berjalan. Setelah pelanggan memahami hal ini, mereka cenderung melakukan investasi yang diperlukan dalam layanan tenaga dan pendingin.

Alasan Utama untuk Menambahkan Pengelola Daya dan Layanan Pendinginan

Berikut adalah lima alasan kuat bagi MSP untuk menambahkan daya dan pendinginan ke portofolio pengelola layanan mereka:

  1. Memaksimalkan Ketersediaan

Daya dan pendinginan adalah satu benang merah di seluruh lingkungan TI. Mengelola daya dan pendinginan, selain sistem TI, memastikan fungsi lingkungan pada tingkat optimal, yang sangat penting untuk memaksimalkan ketersediaan sistem. Hal ini sangat penting terutama di situs edge computing yang tidak memiliki staf.

  1. Integrasi Mudah dengan Alat Pemantauan

APC menyediakan API (antarmuka pemrograman aplikasi) untuk mengintegrasikan TI EcoStruxure dengan platform RMM (pemantauan dan manajemen jarak jauh) dan PSA (otomatisasi layanan profesional), sehingga memudahkan MSP untuk menawarkan layanan terkelola daya dan pendingin. Perangkat APC seperti Smart-UPS memiliki kemampuan siap-EcoStruxure yang membantu memfasilitasi integrasi yang mulus.

  1. Kepatuhan SLA

Pengelola layanan SLA mencakup komitmen ketersediaan untuk pelanggan. Alhasil, mereka mengharapkan infrastruktur fisik berjalan tanpa gangguan. Untuk menghindari mati lampu – dan pelanggan yang tidak senang – MSP harus mengelola daya dan kondisi lingkungan. PDU yang dikelola membantu memastikan suhu dan kelembapan yang optimal untuk mencegah kerusakan perangkat yang disebabkan oleh kondisi lingkungan. EcoStruxure IT memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti dan berdasarkan data berdasarkan tolok ukur industri dan praktik terbaik yang memperpanjang masa pakai peralatan dan memastikan waktu kerja, sehingga memudahkan MSP untuk mencapai kepatuhan SLA.

  1. Manajemen Siklus Hidup Perangkat

Hasil Survei Industri Data Center Uptime 2019 baru-baru ini menyoroti bahwa kehilangan daya adalah penyebab terbesar pemadaman. Dengan pemikiran tersebut, peran UPS menjadi lebih penting dalam mempertahankan waktu kerja.

Pemantauan jarak jauh memungkinkan MSP untuk secara proaktif melacak kesehatan baterai UPS dan menghindari skenario penggantian baterai dalam keadaan darurat ketika tumpukan TI pelanggan turun. Perawatan terjadwal selalu lebih baik daripada perawatan darurat.

  1. Penyuluhan Pelayanan Alami

Banyak MSP sudah menjual daya dan pendinginan, jadi mengubahnya menjadi layanan terkelola adalah hal yang masuk akal. Selain margin penjualan, mereka sekarang juga memiliki peluang untuk memperoleh pendapatan berulang. Ini adalah perpanjangan alami dari layanan yang sudah diberikan MSP – dan memungkinkan mereka memberikan nilai lebih bagi pelanggan mereka.

Akses Sumber Daya Layanan Pengelola Daya dan Pendingin

Kebutuhan MSP untuk menambah daya dan layanan pendinginan tidak pernah sebesar ini. Untuk satu hal, penerapan edge berkembang. Menurut Grand View Research, pasar edge global berada di jalur yang tepat untuk mencapai USD 43,4 miliar pada tahun 2027. Selain itu, potensi keadaan darurat selalu ada, dan seiring perusahaan menyiapkan lebih banyak karyawan untuk bekerja di rumah guna memastikan kelangsungan bisnis. , mereka perlu memikirkan tentang daya dan pendinginan untuk melindungi lingkungan terpencil.

Siap memulai peluang ini? Pelajari bagaimana EcoStruxure IT memungkinkan MSP mendapatkan aliran pendapatan tambahan dan melayani pelanggan mereka dengan lebih baik dengan menghubungi tim kami. Product Specialist kami akan membantu Anda.

APC UPSbaterai upsGangguan dayajual UPSpemadamanSmart upsuUPSUPS APCUPS terbaik
Read more
  • Published in Berita
No Comments

3 Alasan Penting untuk menggunakan UPS

Kamis, 18 Juli 2019 by akmal
Memakai UPS

Ketika mengambil keputusan untuk membangun sebuah infrastruktur IT, bukan hanya berbagai peralatannya saja, tetapi kita juga harus memikirkan cadangan daya agar perangkat tersebut dapat berjalan dengan maksimal.

Salah satu perangkat cadangan daya tersebut adalah Uninterruptible Power Supply atau yang kita kenal juga dengan UPS. Setidaknya ada 3 alasan penting bagi kita untuk menggunakan UPS pada infrastruktur IT yang kita kelola.

Bagaimana UPS Bekerja

Untuk memahami apa itu UPS dan bagaimana peralatan tersebut bekerja, kita harus mengetahui terlebih dahulu. Bahwa secara sederhana, UPS adalah perangkat baterai yang dapat digunakan sebagai penyalur daya cadangan apabila terjadi gangguan terhadap daya. Sehingga peralatan elektronik hingga infrastruktur IT dapat di Shutdown dengan waktu yang diperlukan.

Ketika daya listrik sudah berangsur dengan normal, sebuah UPS kembali mengisi daya kembali hingga penuh dan siap digunakan lagi ketika dibutuhkan.

Selain itu, UPS juga dapat berfungsi sebagai perangkat yang dapat membuat tegangan yang mengalir ke perangkat elektronik lebih stabil.

UPS Membebaskan Anda Kekhawatiran akan Bencana Alam

Tinggal di negara yang begitu rentan akan bencana alam membuat kita harus memperkirakan  kemungkinan terburuk saat mempersiapkan infrastruktur IT.

Karena itu tidak ada salahnya apabila kita melengkapi infrasturuktur IT tersebut dengan perangkat UPS agar ketika suatu saat terjadi bencana dan terjadi pemutusan daya, peralatan tetap dapat tetap shutdown dengan normal.

UPS menjadi Solusi Gangguan Daya

Lantaran jarak yang begitu jauh dari pembangkit listrik, baik tenaga air ataupun uap, tidak heran apabila seringkali terjadi gangguan listrik seperti noise, under voltage ataupun power sags. Bila hal ini terjadi terus menerus, tentu akan berakibat buruk bagi perangkat elektronik dalam infrastruktur IT yang dibangun.

Perangkat seperti Data Center, infrastruktur IT hingga sistem keamanan tentu dapat terdampak oleh gangguan daya tersebut.

Apalagi kita mengetahui kalau peralatan-peralatan tersebut tidak dibeli dengan harga yang murah. Maka dari itu, peranan sebuah UPS begitu vital.

UPS dapat melindungi data Bisnis Anda

Bila kita membiarkan infrastruktur IT berjalan tanpa adanya perangkat UPS, maka berbagai hal akan mengancam. Mulai dari kurang puasnya customer akibat respon kita yang tertunda dikarenakan gangguan daya, hingga adanya risiko kehilangan data yang penting karena pemadaman yang berlangsung secara tiba-tiba.

Mengetahui 3 alasan tersebut, tentu penting bagi kita untuk mempersiapkan infrastruktur IT, Data Center, maupun security center dengan perangkat UPS yang mendukung perangkat-perangkat tersebut.

Tentunya kita tidak ingin apabila perangkat yang kita beli dengan harga yang cukup mahal tersebut memiliki waktu pakai yang singkat. Hanya dikarenakan kita tidak  melengkapinya dengan perangkat  UPS yang dapat memaksimalkan kinerja dan usia pakai dari perangkat tersebut.

Lalu apakah Anda masih bingung dnegan spesifikasi perangkat UPS yang dibutuhkan? Segera hubungi tim APCIndonesia.id yang menyediakan perangkat UPS dengan spesifikasi yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan dan budget perusahaan Anda. Tunggu apalagi, hubungi saja sales kami dengan klik icon logo whatsapp di bawah ini.

alasanbateraicadangandayapemadamansementaraUPSvolt
Read more
  • Published in Berita
No Comments

5 Cara Dalam Memilih Merk dan Tipe UPS

Senin, 08 Juli 2019 by akmal
5 Cara Memilih Merk dan Tipe UPS

Dalam dunia infrastruktur IT, kebanyakan peralatan bergantung kepada aliran listrik. Apabila ada gangguan atau putusnya sambungan, tentu akan membuat kerugian kepada alat tersebut. Bahkan, yang lebih buruk lagi dapat menciptakan kerugian dalam perusahaan.

Untungnya, seiring dengan perkembangan zaman, muncul sebuah peralatan yang diciptakan khusus untuk menangani masalah tersebut. Peralatan itu kita kenal dengan UPS atau sistem catu daya tak terputus

Untuk memenuhi permintaan pasar akan problem aliran, banyak sekali merk dan tipe UPS yang ada di pasaran. Hal ini membuat  kita  seringkali bingung harus  memilih versi seperti apa yang cocok dengan kebutuhan kita. Maka dari itu , ikuti 5 langkah ini untuk mengetahui UPS yang sesuai dengan kebutuhan!

Apa itu Sistem UPS? 

UPS, secara sederhananya adalah sebuah baterai yang memiliki sistem tertentu untuk tetap menyalurkan tenaga cadangan ketika terjadi masalah pada aliran listrik yang dipasok ke peralatan  yang digunakan. Bahkan, cadangan baterai  ini memiliki kemampuan untuk memasok daya  yang cukup lama bagi kita untuk mematikan peralatan sesuai dengan prosedur ketika daya listrik terputus.

Tujuan dari adanya perangkat ini tentu saja untuk memberikan waktu bagi kita menyimpan data yang dibutuhkan dan mencegah hilangnya data  dan kerusakan yang dialami pada perangkat yang  digunakan. Bukan hanya itu saja, dengan menggunakan UPS, kita  dapat terlindung dari lonjakan arus atau arus yang tidak stabil yang dapat mengurangi usia pakai dari peralatan yang digunakan.

Mengapa Kita membutuhkan UPS? 

Jika terjadi pemadaman listrik, UPS langsung mengalihkan daya ke sumber baterai untuk menyediakan cadangan daya bagi peralatan listrik. Waktu Daya tahan baterai dapat beragam menurut sistem dan tergantung pada seberapa besar daya yang kita  gunakan.

Cadangan baterai memberikan kita  waktu untuk mematikan peralatan yang sensitif, server, atau bahkan video game tanpa kehilangan data atau kemajuan. Sistem UPS yang lebih modern juga memberikan perlindungan tertentu untuk masalah daya lain yang

Apa saja Jenis UPS yang Tersedia? 

Sistem UPS memiliki tiga topologi atau kategori berbeda, berdasarkan pada jenis perlindungan ada Tiga topologi yaitu Standby, Line-Interactive, dan Double-Conversion.

1. Ketahui Problem Tegangan yang dihadapi

Di bawah ini adalah definisi masalah daya yang umum dihadapi oleh peralatan listrik:

  • Surge – Lonjakan listrik yang singkat namun intens, yang biasanya disebabkan oleh petir. Lonjakan dapat merusak dan menghancurkan elektronik, dan “lonjakan listrik” yang intens atau lonjakan tegangan dan arus merusak papan sirkuit dan komponen.
  • Blackout – Pemadaman listrik yang berlangsung mulai dari detik hingga hari. Ini paling sering disebabkan oleh cuaca buruk, kekurangan daya listrik, kecelakaan, dan kegagalan jaringan listrik.
  • Brownout – Penurunan voltase yang disengaja atau tidak disengaja untuk jangka waktu yang lama. Dalam kondisi darurat, perusahaan listrik dapat menurunkan tegangan listrik untuk mengurangi sumber daya tegang dan menghindari pemadaman total.
  • Voltage Sags – Kedip juga merupakan jenis tegangan di bawah, tetapi, tidak seperti brownout, itu tiba-tiba dan singkat.
  • Over Voltage – Terjadi ketika tegangan masuk lebih tinggi dari normal dan berlangsung lebih lama dari lonjakan tetapi tidak cukup tinggi untuk diklasifikasikan sebagai lonjakan atau lonjakan.
  • Derau Frekuensi – Juga dikenal sebagai derau saluran, derau frekuensi dapat mengganggu atau menurunkan kinerja sirkuit dengan menyuntikkan kelainan ke dalam sistem.
  • Variasi Frekuensi – Bukan masalah umum ketika pasokan listrik stabil, tetapi dapat terjadi saat menggunakan generator dan frekuensi daya berfluktuasi lebih dari yang diinginkan.
  • Harmonic Distortion – Penyimpangan dari sinyal listrik ideal pada sumber daya yang diberikan

Untuk penjelasan lengkapnya, lihat artikel tentang masalah tegangan listrik pada artikeli ini.

2. Ketahui Kapasitas dan Spesifikasi UPS yang  diperlukan? 

Untuk membuat UPS  beroperasi dengan baik, kita harus memilik UPS yang cukup besar untuk mendukung berbagai peralatan yang terhubung  dengannya. Temukan kapasitas UPS yang sesuai dengan peralatan elektronik yang digunakan. Semakin tinggi kapasitas, tentu semakin banyak elektronik, dan perangkat yang dapat didukung oleh sebuah UPS.

Untuk menentukan kapasitas UPS yanng diperlukan, hitung dan buatlah daftar beban dari peralatan listrik yang ingin digunakan pada UPS.  Beban adalah jumlah gabungan dari kekuatan masing-masing penggunaan perangkat.

Setelah itu, hitung jumlah kabel daya yang diperlukan agar UPS memiliki jumlah outlet listrik yang cukup untuk dihubungkan.

3. Berapa Lama Cadangan Waktu yang dibutuhkan?

Ketika kita sudah mengetahui tegangan dan spesifikasi yang diperlukan, kini waktunya untuk memikirkan apa saja tujuan menggunakan perangkat UPS. Biasanya, kebanyakan mennggunakan UPS untuk mengatasi gangguan daya, dan mematikan perangkat dengan normal ketika terjadi pemadaman listrik.

Setelah mengetahui hal itu kita akan mendapatkan waktu runtime. Yaitu jumlah menit ups yang mendukung perangkat tersebut selama pemadaman. Anda dapat memilih ups yang memiliki runtime minimum dengan yang anda telah dihitung.

Ingatlah bahwa jumlah watt yang didukung memengaruhi runtime: semakin kecil beban watt yang terhubung, semakin lama baterai akan bertahan. Semakin besar beban watt, semakin pendek runtime.

4. Tentukan bentuk UPS yang diinginkan 

Bentuk sebuah UPS menentukan juga peruntukannya. Di pasaran, kita mengenal ada tiga jenis UPS berdasarkan bentuknya, yaitu desktop, Mini-Tower atau Compact Tower, dan Rackmount.

Desktop atau UPS yang lebih simpel dapat digunakan di bawah meja. Sementara bentuk Tower atau mini tower akan memiliki desain estetika ketika diletakkan di atas meja. Sementara Rackmount dikhususkan untuk pengadaan UPS di ruang server atau data center. .

5. Memilih UPS di tempat yang tepat

Setelah mendapatkan hal-hal ddi atas, maka kini adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk mulai melakukan pencarian produk UPS yang dibutuhan. Di pasaran, tersedia berbagai merk UPS dari mulai yang ternama sampai yang kurang terkenal. Ketika Anda kesulitan untuk memutuskan, jangan ragu untuk segera menghubungi kami, APCindonesia.id yang siap untuk memberikan Anda rekomendasi UPS yang sesuai dengan kebutuhan dan budget perusahaan Anda.

Segera klik link di awah ini untuk terhubung dengan kami.

bateraicatu dayadayapemadamanpenyimpananshut downStandbyUPSwatt
Read more
  • Published in Berita
No Comments

Recent Posts

  • Pahami Fungsi MCB dan Contactor Schneider Electric

    Kalau kamu bekerja di bidang IT infrastructure,...
  • APC Easy UPS On-Line SRV15KRILRK UPS 15kVA

    Kalau kamu lagi sizing UPS untuk server room sk...
  • Mengenal Perbedaan Jenis PDU APC

    Dalam pengelolaan pusat data atau ruang server,...
  • Thumbnail_Seri_UPS_APC

    Memahami Seri UPS APC: SMV, SRV, SMC, SMT, dan SRT – Mana yang Harus Dipilih?

    Memilih UPS yang tepat sangat penting untuk mem...
  • Thumbnail_Transfer_Time

    Memahami Transfer Time pada UPS

    Saat listrik tiba-tiba padam, perangkat seperti...



HUBUNGI KAMI SEKARANG JUGA

Isi formulir di bawah ini dan kami akan segera menghubungi Anda!

HUBUNGI KAMI

(021) 5358719 (direct line)
Email: sales@upsapc.id

SUPPORT

AKR Tower - Jl. Panjang no. 5,
Jakarta 11530 Indonesia

Open in Google Maps

SALES & MARKETING

PT. Jespro Network Rent

Jl. Kebon Jeruk Raya Komp. Kebon Jeruk Permai
Office Blok C No. 17 Jakarta 11530 Indonesia

APC UPS

© 2023 All rights reserved. By Jespro Network Rent.

TOP