Ke Service Center atau Perbaiki UPS sendiri? Ini Tipsnya!
Ketika kita mengalami kerusakan sebuah perangkat elektronik seperti UPS, tentu yang pertama kita lakukan adalah memperbaiki perangkat tersebut. Yang jadi pertanyaaan, apakah kita akan memperbaiki perangkat tersebut ke service center? Atau memperbaikinya secara mandiri? Berikut hal yang bisa Anda pertimbangkan.
Ketika kita menggunakan perangkat elektronik. Sudah semestinya kita mengalami yang namanya penurunan performa hingga kerusakan. Termasuk pada perangkat Backup Power seperti ups.
Walaupun di pasaran ada berbagai jenis UPS, tetapi tentu saja perangkat ini terdiri dari berbagai komponen yang sama persis. Seperti tentu saja Baterai, Inverter, Switch dan masih banyak yang lainnya. Sementara, perbedaan spesifikasi sebuah perangkat UPS biasanya ada pada fitur tambahannya seperti Stabilizer hingga Surge Surpresser.
Ketika perangkat ini sering dipakai, tentu masa pakainya akan berkurang. Ada komponen-komponen yang berjalan tidak sebagaimana mestinya. Maka dari itu, ketika ada kejadian seperti kerusakan perangkat, kita bisa melihatnya dari gejala-gejala seperti yang kita sudah ketahui pada perangkat lainnya di bawah ini.
Gejala ini dapat menjadi perhatian kita untuk mendeteksi dan memperbaiki perangkat UPS yang digunakan.
Gejala Perangkat UPS yang Rusak
UPS Mati Total
Jika perangkat UPS mati total, maka tentu kita sudah bisa memastikan bahwa ada kerusakan yang terjadi pada perangkat tersebut. Biasanya, kerusakan yang terjadi berkaitan dengan kabel power atau kabel tegangan listrik yang menghubungkan antara perangkat dengan sumber listrik AC/DC.
Atau mungin juga terdapat kerusakan pada blog regulator yang mengatur tegangan untuk backup daya sehingga UPS tetap tidak bisa menyala ketika dicolokkan.
UPS Tidak Bisa Backup
Terkadang juga kita alami ketika terjadi mati listrik, perangkat UPS hanya membackup beberapa detik saja. Sehingga kita tetap tidak bisa menyimpan file yang dibutuhkan dalam jangka waktu tersebut.
Biasanya permasalahan ini disebabkan oleh kerusakan pada komponen baterai yang sudah kurang bisa menyimpan tegangan listrik untuk membackup perangkat. Selain itu, masalah juga bisa terdapat pada detektor daya, atau saklar pada perangkat UPS yang mendeteksi adanya kekosongan daya dan mengalihkan ke baterai.
Baru Ganti Baterai Tapi Tak Bisa Backup
Lain halnya seperti perangkat dengan baterai lama, bila kita baru mengganti baterai tetapi perangkat tetap tidak bisa membackup daya, maka bisa kita simpulkan ada permasalahan di blok inverter.
Tugas dari komponen ini sendiri adalah menaikkan tegangan DC pada baterai menjadi tegangan AC sehingga dapat menanggung beban daya pada perangkat yang membutuhkan. Bila ada terjadi pemadaman listrik, maka perangkat UPS akan langsung menyala dikarenakan adanya komponen ini.
Bisa juga terjadi kerusakan pada komponen charger atau pengisian daya. Sehingga baterai yang seharusnya selalu memiliki kapasitas daya yang penuh, tidak terisi dengan baik. Kemudian ketika terjadi pemadaman, perangkat tersebut tidak sanggup menyuplai tegangan pada perangkat yang akan dibackup.
Baterai Cepat Rusak
Jika baterai cepat rusak, misalnya baru beberapa hari dilakukan penggantian namun sudah mengalammi kerrusakan maka permasalahannya tentu ada pada komponen charger.
Biasanya kerusakan pada komponen inilah yang membuat baterai tidak terisi daya dengan sempurna atau mengalami kelebihan daya sehingga overheat atau yang lebih parah mengalami kebocoran.
lagi kemungkinan ada masalah pada blok charger, dimana yang menyebabkan pengisian berjalan terus sehingga baterai overheat yang pada akhirnya rusak lebih cepat dari biasanya.
UPS Alarm UPS Berbunyi Terus Menerus
Sebenarnya Alarm UPS akan berbunyi hanya ketika listrik padam. Ketika alarm ini berbunyi terus menerus ketika ada aliran listrik seperrti biasa, tentu bisa dipastikan ada kerusakan pada detector yang tidak dapat mendeteksi adanya tegangan daya yang masuk ke dalam UPS. Bisa juga terdapat kerusakan pada komponen kabel power yang mengalir ke UPS.
Memperbaiki UPS atau Membeli Baru
Itulah tadi beberapa gejala kerusakan perangkat UPS yang umunya terjadi. Tentu pilihan berikutnya yang harus kita lakukan adalah memilih apakah melakukan perbaikan secara mandiri atau pergi ke Service Center resmi. Atau bisa juga kita mempertimbangkan untuk membeli perangkat UPS baru.
Ketika kita dihadapkan oleh permasalahan seperrti membeli perangkat UPS baru atau memperbaikinya, tentu kita dapat mempertimbangkan beberapa hal, seperti
- Kebutuhann UPS untuk tegangan yang stabil atau hanya untuk Backup
- Kebutuhan lamanya backup untuk pemakaian, karena ukuran daya yang sama bisa jadi lama pemakaiannya berbeda lantaran perbedaan merk.
- Jenis dan ukuran UPS yang berbeda antara satu sama lainnya. Karena biasanya kita meletakkan UPS di sudut-sudut yang sempit.
- Ketahui bahwa perbedaan spesifikasi dan fungsi UPS dapat mempengaruhi harga sehingga ada yang mahal dan ada yang murah.
Nah kesimpulannya, ketika kita mengetahui bahwa biaya perbaikan perangkat tersebut tidak sampai dengan setengah hargannya, tentu masih bisa kita pertimbangkan.
Namun, apabila biaya perbaikan produk tersebut lebih dari setengah harga, tentu kita harus memikirkan untuk membeli produk UPS yang baru dibandingkan apabila membeli produk yang lama.
Cara Memperbaiki UPS secara Mandiri
Bila kita mempertimbangkan untuk memperbaiki UPS, tentu ada tahapan-tahapan yang harus dilalui. Salah satu yang paling mudah adalah mengganti baterai pada UPS. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan:
- Buka Casing UPS dengan menggunakan obeng.
- Lihat jumlah baterai, bila hanya satu buah maka tentu saja mudah untuk menggantinya. Namun bila terdapat susunan baterai maka akan lebih rumit.
- Bila baterai tersusun secara seri atau pararel, sebaiknya buat dulu ilustrasi susunan baterai
- Cek apakah terdapat kabel/konektor yang lepas, berkarat, atau terbakar.
- Bila baterai terdapat kebocoran, berarti harus dilakukan penggantian baterai, siapkan baterai dengan voltase dan ukuran yang sama agar perangkat dapat berjalan normal.
- Pasang kembalii baterai sesuai dengan ilustrasi yang tadi dibuat
- Test UPS apakah sudah benar berfungsi atau tidak, sebelum menutup kembali casing UPS
Bila baterai telah diganti, namun perangkat masih belum bisa bergungsi dengan normal, bisa jadi perangkat bermasalah pada blok charger, blok inverter atau Switch. Untuk memperbaiki komponen ini tentu saja dibutuhkan ahli seperrti di service center, atau layanan perbaikan UPS lainnya.
Memperbaiki produk UPS di Service Center Resmi
Ketika Anda masih ragu-ragu untuk melakukan penggantian baterai atau perbaikan secara mandiri, tentu yang bisa dilakukan adalah menghubungi service center resmi.
Tentu waktu yang dibutuhkan akan lebih lama, tetapi setidaknya ada beberapa hal yang menjadi keuntungan ketika memperbaiki peroduk UPS di apc Resmi, diantaranya
- Pemasangan, perawatan, penggantian atau pelepasan baterai UPS dengan suku cadang baterai yang original dan asli
- Layanan penggantian baterai kami yang komprehensif, dipenuhi oleh para profesional yang terlatih dan bersertifikat, memastikan UPS Anda beroperasi dengan andal dan efisien.
- Terjadwal dan terencana, sehingga menghindari downtime yang tidak direncanakan
- Tersedia produk baterai yang memang dikhususkan untuk sistem operasi yang efisien
- Daur ulang komponen baterai yang diganti sehingga lebih ramah lingkungan.
Ketika Anda membutuhkann perbaikan produk UPS terutama produk UPS By Schneider Electric, Anda dapat menghubungi kami via whatsapp atau link yang tertera di situs kami. Pastikan UPS anda tahan lama dan dapat melakukan fungsi backup ketika dibutuhkan dengan produk resmi kami!
- Published in Berita
Baterai Cadangan UPS – untuk Para Pekerja Remote
Saat ini, jutaan orang memilih bekerja di rumah yang disulap menjadi kantor. Hal ini terjadi karena perubahan ekonomi dan pekerja freelancing semakin berkembang, ditambah perusahaan sudah mulai mengubah pandangan seiring banyaknya manfaat yang didapatkan ketika membiarkan karyawan bekerja dari rumah.
Namun, tidak semua orang yang bekerja dari rumah menyadari fakta bahwa untuk menjaga produktivitas di rumah, bahkan dalam menghadapi pemadaman listrik, Anda membutuhkan baterai cadangan UPS dengan tipe tertentu untuk menjaga peralatan elektronik agar berjalan stabil dan lancar.
Setidaknya, setengah dari pekerja di seluruh dunia bekerja di luar kantor mereka (remote worker) setidaknya 2,5 hari per minggu. Ini dibuktikan oleh riset terbaru IWG, sebuah penyedia lahan kantor dari Switzerland, yang mengambil sample lebih dari 15.000 pebisnis dari 80 negara. Secara global hasil riset menunjukkan 75% pekerja mempertimbangkan bekerja secara fleksibel dan menganggapnya “hal normal” dan 62% perusahaan memiliki kebijakan “kantor fleksibel”.
Hal ini terbukti efektif: Gallup membuktikan bahwa karyawan yang bekerja dari rumah 3 hingga 4 hari per minggu memiliki 33% kemungkinan untuk “merasa terhubung” dan 15% merasa “tidak terhubung” daripada karyawan yang rutin ke kantor setiap hari.
Sebuah laporan terbaru dari Regus (salah satu anak perusahaan IWG) memperkirakan di tahun 2030, Amerika Serikat bisa mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 4,5 trilyun dolar per tahun dari kantor fleksibel, angkat itu naik 20% dari total GDP (gross domestic product).
Baterai cadangan UPS sangat krusial untuk produktivitas dan aktivitas komputer

Namun kenaikan produktivitas tersebut hanya bisa digapai jika pekerja jarak jauh tetap terkoneksi. Untuk mencapai itu, Anda harus mampu mengatasi pemadaman dan gangguan listrik yang mampu mematikan perangkat elektronik sewaktu-waktu tanpa kehilangan data berharga atau terpaksa bekerja tanpa koneksi internet. Hal ini tentunya bisa membuat Anda tidak dapat memanfaatkan dan menggunakan alat yang memungkinkan komunikasi dan kolaborasi yang efektif dengan kolega, mitra, dan pelanggan.
Bayangkan Anda sedang bekerja, membuat sebuah dokumen penting, mengerjakan data penting di spreadsheet, atau sedang berbicara dengan rekan kerja di web cam sambil menunjukkan layar kerja berisi diagram, tulisan di papan tulis atau sambil memutar video bersamaan. Dengan segala kesibukan yang sedang Anda kerjakan, tiba-tiba rumah Anda mati lampu. Mungkin Anda kehilangan file yang sedang Anda kerjakan dan komunikasi Anda via web cam akan segera terputus. Aliran listrik akan berhenti total dan produktivitas Anda hari itu menurun tajam, bahkan, Anda mungkin tidak dapat mengerjakan apapun.
Sebuah baterai cadangan UPS adalah solusi dari bencana ini, seperti sebuah uninterruptible power supply (UPS), dapat mencegah kejadian tidak terduga seperti yang dijelaskan di atas. Berdasarkan jenis model sebuah UPS dapat memberikan setidaknya beberapa menit runtime untuk komputer desktop, waktu yang tersedia cukup untuk mematikan computer dengan aman sehingga Anda tidak kehilangan data (beda dengan laptop, yang memiliki baterai internal). Namun router yang memasok koneksi Internet Anda membutuhkan daya yang jauh lebih kecil, memungkinkan UPS untuk tetap beroperasi selama berjam-jam. Itu akan mencegah panggilan konferensi itu dan memungkinkan Anda untuk tetap produktif.
UPS melindungi peralatan TI yang Mahal
UPS yang bagus juga menyediakan elemen penting lainnya untuk para pekerja jarak jauh, seperti proteksi dari: Perlindungan dari lonjakan daya. Lonjakan daya adalah ledakan daya singkat yang dapat merusak peralatan sensitif seperti PC, monitor, dan printer karena peralatan tersebut memberikan tingkat tegangan yang lebih tinggi daripada peralatan lain yang memang dibuat untuk menghadapi hal ini. Lonjakan daya bukanlah sesuatu yang wajar. Mereka ada karena beberapa sebab, termasuk peralatan di luar kantor, sambaran petir dan berbagai kondisi cuaca lainnya, bahkan dari peralatan elektronik seperti lemari es dan pendingin udara saat mereka dalam mau dinyalakan.
Di sebuah rumah yang juga menjadi kantor, Anda memiliki dua pilihan untuk melindungi peralatan elektronik dari lonjakan daya. Salah satunya adalah dengan menggunakan daya strip yang dapat memberikan perlindungan dari lonjakan listrik, sementara yang lain adalah UPS yang menawarkan perlindungan dari lonjakan listrik. Jika Anda menggunakan opsi UPS, Anda tidak perlu pelindung lonjakan listrik terpisah. Kemungkinan Anda dapat menemukan UPS dengan outlet yang cukup untuk memberi daya pada peralatan kantor rumahan yang membutuhkan perlindungan. Bahkan, sekarang banyak yang datang dengan port USB, untuk memberi daya pada smartphone dan tablet sambil juga melindungi mereka dari lonjakan listrik yang memungkinkan Anda untuk membuatnya tetap bertenaga melalui pemadaman. Beberapa di antaranya adalah UPS “pintar” yang mendukung pemantauan jarak jauh, sebuah fitur yang bagus jika ingin mengawasi kantor saat Anda berpergian.
Anda perlu mempertimbangkan secara pasti bagaimana perabotan rumah Anda diatur dan di mana komponen penyedia konektivitas internet di ditempatkan. Jika router Anda tidak ada di kantor, semestinya ada cadangan UPS untuk router tersebut. Dalam beberapa layanan, seperti Verizon FIOS, dibutuhkan sebuah optical network terminal atau ONT, sebuah kotak yang berisi elektronik dan ditempatkan di gudang atu tempat penyimpanan peralatan. Itu juga akan membutuhkan perlindungan UPS agar koneksi internet Anda tetap hidup saat pemadaman listrik. Tetapi lihatlah dari sisi lainnya, perlindungan ini cukup murah untuk menjamin Anda tetap terkoneksi dan produktif saat pemadaman listrik.
Bagaimana cara membangun desain perlindungan listrik di rumah yang menjadi kantor Anda
APC by Schneider Electric memiliki sejarah panjang menyangkut penyediaan baterai cadangan dan UPS sebagai solusi untuk berbagai kebutuhan, dari data center yang besar hingga hal kecil namun penting seperti rumah yang dijadikan kantor. Untuk mempelajari lebih jauh, silakan hubungi kami di website kami yang memberi informasi mengenai sumber daya listrik dan fungsi UPS. Atau kunjungi jenis-jenis UPS yang ada di website kami dan temukan mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Sebuah investasi kecil di UPS dapat melindungi Anda dari resiko kehilangan data berharga dan satu jam produktif Anda.
- Published in Berita
Cloud Management UPS APC
Seringkali Manager IT memiliki ketakutan yang sama, mati listrik di hari kerja yang sibuk. Kantor beroperasi dan mungkin sedang melakukan transaksi kritis yang terganggu saat listrik padam secara tidak terduga. Agar dapat mengulur waktu dan memungkinkan pemadaman yang aman untuk perangkat TI dan elektronik, kehadiran UPS atau uninterruptible power supplies adalah sebuah jawaban. Cloud pada UPS menjadi infrastruktur standar yang sangat penting yang dapat menunjang berbagai keadaan.
Tapi apa yang terjadi apabila departemen TI tidak memiliki bandwidth agar secara proaktif memantau dan memelihara UPS mereka secara berkesinambungan? Atau jika staff TI sedang tidak ada di tempat? Kegagalan fungsi baterai UPS saat terjadi pemadaman adalah kondisi yang dihindari dan tidak diinginkan. Namun jika itu terjadi pada peralatan teknologi yang paling penting bagi bisnis Anda (server, data center, dlll), ini dapat berarti bencana besar yang memungkinkan terjadinya kendala bisnis bahkan hilangnya keuntungan.
Untuk menggabungkan krisis lainnya, saat ini dunia terhubung dengan internet, yang berarti UPS dapat ditempatkan di suatu tempat namun dikendalikan dari jarak jauh dan harus berfungsi pada tingkat kritis ketersediaan daya dan keamanan yang sama untuk sebuah data center.
Bagaimana jika UPS dan smartphone Anda dapat melakukan pekerjaan ini untuk Anda? Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bisa hancur karena kehilangan ketersediaan daya, entah melalui seorang IT profesional in house atau penyedia layanan terkelola, mereka membutuhkan peralatan mereka untuk dapat berfungsi dengan benar. Kemampuan proaktif untuk memantau perangkat UPS dengan pemberitahuan kebutuhan perawatan dan penggantian yang dikirim langsung ke smartphone menjadi revolusi bagi departemen TI di perusahaan sebesar ini.
Cloud Management UPS APC
Agar UMKM dapat secara proaktif dan efektif mengelola kesehatan sistem UPS mereka, Schneider Electric telah memperkenalkan Smart-UPS ™ dengan APC SmartConnect, UPS pertama dan satu-satunya yang memiliki cloud untuk digunakan di lingkungan TI.
Tersedia sebagai fitur standar dengan model-model tertentu dalam solusi portofolio Smart-UPS terkemuka di APC, SmartConnect memberikan keandalan daya, keamanan, dan kepastian bahwa UMKM akan tetap terhubung dengan teknologi dan informasi yang mendukung bisnis mereka.
SmartConnect memanfaatkan arsitektur TI EcoStruxure cloud-enabled Schneider Electric untuk:
- Mengumpulkan dan mengirim data tentang kesehatan dan status perangkat UPS pelanggan termasuk penggantian baterai, perpanjangan garansi, dan pemberitahuan kinerja UPS
- Menyediakan portal web berbasis Internet yang aman di mana pelanggan dapat melihat status UPS mereka, dapat diakses dari perangkat apa pun yang terhubung ke internet
- Mengirim pemberitahuan otomatis yang dapat disesuaikan, pembaruan pemberitahuan firmware dan dukungan pemecahan masalah lanjut melalui pemantauan antarmuka jarak jauh yang mudah digunakan.
- Menyebarkan langsung keluar – tidak ada konfigurasi yang diperlukan – membuatnya mudah bahkan untuk pengguna non-teknis untuk menginstal
Memberdayakan Penyedia Layanan Terkelola untuk melayani pelanggan UMKM mereka dengan lebih baik
Teknologi cloud-powered SmartConnect juga memungkinkan penyedia layanan terkelola untuk memperluas penawaran mereka untuk memberikan pemantauan UPS jarak jauh untuk klien UMKM. Ini memberi penyedia layanan terkelola peluang lebih besar untuk melayani pelanggan mereka dengan lebih baik melalui layanan infrastruktur daya bernilai tambah sambil menghasilkan aliran pendapatan baru – semuanya dengan upaya minimal dan tanpa biaya tambahan.
Penyedia layanan terkelola dapat dengan mudah mengintegrasikan SmartConnect dengan solusi pemantauan dan manajemen jarak jauh terkemuka seperti ConnectWise Automate dan Kaseya, atau melalui portal web siap pakai, sehingga mereka dapat mengelola portofolio pelanggan dari satu platform. Tidak ada kode, jebakan Protokol Manajemen Jaringan Sederhana atau agen perangkat lunak yang diperlukan, artinya penyedia layanan terkelola dapat dengan cepat menyebarkan layanan mereka dan mulai menghasilkan pendapatan.
Solusi siap EcoStruxure
APC Smart-UPS Terhubung dengan SmartConnect adalah salah satu produk terbaru yang tersedia sebagai bagian dari Manajemen TI, IT Center Schneider Electric’s EcoStruxure sebagai arsitektur layanan. Landasan EcoStruxure IT dibangun di atas solusi cerdas dan terhubung yang memanfaatkan wawasan berbasis data untuk menyederhanakan pemeliharaan dan pengoperasian infrastruktur fisik TI dengan meningkatkan operasi kinerja, memungkinkan visibilitas jarak jauh dan pemantauan, dan menyediakan kemampuan layanan ahli.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi apcindonesia.id atau hubungi (+62) 21 5358718 dan email: info@apcindonesia.id.
Memberikan Kepastian di Dunia yang Terhubung
APC by Schneider Electric adalah merek terkemuka di seluruh dunia untuk infrastruktur fisik dan perangkat lunak terintegrasi. Dengan beragam produk yang menyediakan daya yang andal dan solusi yang tersedia untuk teknologi IT dan komunikasi, APC menghadirkan Certainty in a Connected World. Dengan komunitas mitra terbesar yang memberikan solusi untuk rumah dan TI terdistribusi, APC memungkinkan individu dan bisnis untuk mengantisipasi hal yang tak terduga, melindungi informasi dan data penting.
- Published in Berita


